Share

Nasib KA Argo Parahyangan Ada di Tangan Menhub

Suparjo Ramalan, MNC Portal · Selasa 06 Desember 2022 18:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 320 2721842 nasib-ka-argo-parahyangan-ada-di-tangan-menhub-OFI7dCRuno.jpg Kereta Cepat Bakal Gantikan Kereta Api Parahyangan (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempunyai wewenang untuk penghentian operasional Kereta Api Argo Parahyangan yang dikelola PT KAI (Persero).

Kementerian BUMN selaku pemegang saham KAI pun mengaku nasib Argo Parahyangan tergantung pada keputusan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. Di mana saat ini pembahasan terus dilakukan.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menilai ada pertimbangan terkait dengan status Argo Parahyangan. Salah satunya bisa menjadi Kereta Api untuk segmen ekonomi.

"Kalau ekonominya, kalau untuk yang kereta Bandung pasti kan ini masih bisa. Tapi itu pertimbangan lagi, nanti kan kawan-kawan dari Kemenhub yang akan menetapkan itu. tapi untuk rakyat pasti akan ada lah untuk ekonomi, pasti ada," ungkap Arya di gedung Kementerian BUMN, Selasa (6/12/2022).

Argo Parahyangan memang dikabarkan akan dihentikan ketika Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) beroperasi pada 2023. Hanya saja kabar ini masih simpang siur karena belum ada keputusan resmi dari Kementerian Perhubungan lantaran dalam proses pengkajian.

Salah satu lain kajian terkait dengan waktu tempuh dan harga Argo Parahyangan dengan KCJB dari dan ke Bandung. Arya menyebut waktu tempuh Argo Parahyangan mencapai 3 jam dengan harga tiket eksekutif mencapai Rp150.000 hingga Rp170.000. Sementara, harga per tiket KCJB sebesar Rp250.000, namun waktu tempuh hanya 30 menit saja.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

"Yang bisa menjadi pertimbangan adalah sekarang itu harga (tiket) Parahyangan eksekutif itu Rp150.000 sampai Rp170.000, dan itu pasti full per hari. Nah itu akan 3 jam (waktu tempuh), ini kereta cepat Rp250.000, 30 menit," kata dia.

Arya menilai KCJB cukup menjadi moda transportasi alternatif ke Bandung, bila dibandingkan dengan Argo Parahyangan. Penilaian itu juga didasarkan pada penumpang Kereta Api yang merupakan masyarakat dengan kelas ekonomi menengah ke atas.

"Dan itu sampai Kota Bandung juga, nah itu pertimbangan-pertimbangan bagi penikmat kereta, apalagi kereta eksekutif itu kan Parahyangan dinikmati oleh kelas menengah atas," tutur dia.

"Silakan dipertimbangkan, coba kita lihat mana yang kita pilih, misalnya Rp150.000 yang 3 jam dengan yang Rp250.000 tadi 30 menit, bagi orang-orang yang menengah atas," lanjut dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini