Share

Sri Mulyani Kantongi Rp15,5 Triliun dari Lelang SUN Terakhir di 2022

Michelle Natalia, MNC Portal · Selasa 06 Desember 2022 19:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 320 2721864 sri-mulyani-kantongi-rp15-5-triliun-dari-lelang-sun-terakhir-di-2022-S44v6cJn5c.jpg Pemerintah lakukan lelang SBN (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Kementerian Keuangan melakukan lelang Surat Berharga Negara (SBN) terakhir tahun 2022. Berdasarkan target indikatif, Menteri Keuangan Sri Mulyani memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp15,5 triliun.

Di tengah sikap wait and see pelaku pasar menjelang FOMC meeting pekan depan, investor percaya diri dan optimis pada lelang SUN hari ini yang tercermin dari tingginya incoming bids sebesar Rp27,66 triliun, atau 1,84 kali dari target indikatif sebesar Rp15,0 triliun. Selain itu, dari pasar domestik, rilis data ekonomi Indonesia menunjukkan tone positif antara lain data inflasi November kembali turun menjadi 5,42% (yoy) dari inflasi Oktober 5,71% (yoy) dan di bawah konsensus pasar 5,5% (yoy).

"Pada lelang hari ini minat investor non residen meningkat menjadi Rp6,93 triliun dari Rp6,40 triliun pada lelang sebelumnya. Jumlah incoming bids dari investor non residen mayoritas pada seri SUN tenor panjang (lebih dari 10 tahun) yaitu Rp6,48 triliun atau 93,5% dari total incoming bids investor asing dan dimenangkan sebesar Rp5,77 triliun atau 37,26% dari total awarded bids," ujar Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Deni Ridwan, Selasa (6/12/2022).

Dia melaporkan bahwa seri SUN tenor 6 dan 11 tahun kembali mendominasi demand investor pada lelang hari ini, dengan jumlah incoming bids dan awarded bids masing-masing sebesar 58,91% dari total incoming bids dan 42,0% dari total awarded bids. Selain itu, incoming bids terbesar pada tenor 11 tahun yaitu Rp9,07 triliun (32,78% dari total incoming bids) dan dimenangkan sebesar Rp6,50 triliun (42,0% dari total awarded bids).

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

"Secara umum cost of borrowing penerbitan SUN pada lelang hari ini kembali turun dibanding lelang sebelumnya, tercermin pada Weighted Average Yield (WAY) Obligasi Negara yang dimenangkan turun sebesar 1-61 bps dibandingkan WAY Obligasi Negara pada lelang sebelumnya, kecuali tenor 16 tahun naik 4 bps. Penurunan terbesar pada SUN tenor 6 tahun sebesar 61 bps," tambah Deni.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Suminto, menyampaikan bahwa pada hari ini, sesuai kalender penerbitan SBN, pemerintah melakukan lelang SBN terakhir di tahun ini. Di tengah kondisi pasar yang cukup volatile sepanjang tahun, pemerintah telah berhasil menyelesaikan lelang SBN sesuai jadwal yang ditetapkan serta memenuhi kebutuhan pembiayaan yang diperlukan.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada dealer utama serta seluruh investor yang telah membantu kelancaran pelaksanaan Lelang SBN selama tahun 2022. Kami juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi yang erat antara Kemenkeu, BI, OJK, dan LPS yang terus bersama-sama menjaga stabilitas sistem keuangan serta kredibilitas dan stabilitas pasar SBN di periode yang penuh tantangan ini," pungkas Suminto.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini