Share

IKN Jadi Kota Cerdas, Manfaatkan Teknologi Mulai dari Perencanaan hingga Pembangunan

Iqbal Dwi Purnama, MNC Portal · Selasa 06 Desember 2022 15:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 470 2721677 ikn-jadi-kota-cerdas-manfaatkan-teknologi-mulai-dari-perencanaan-hingga-pembangunan-gScyn7X5HI.jpg Pembangunan IKN Nusantara (Foto: Instagram)

JAKARTA – IKN Nusantara akan menjadi kota cerdas yang memanfaatkan teknologi mulai dari perencanaan hingga pembangunan. Pembangunan IKN menjadi kota cerdas akan banyak mengadopsi teknologi digital dalam menunjang kehidupan masyarakatnya.

"Jadi kota cerdas itu adalah bagaimana pemanfaatan teknologi diterapkan mulai dari perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan kota, sehingga ada efisiensi yang bisa dicapai," kata Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN Ali Berawi, dikutip Selasa (6/12/2022).

Pada buku saku panduan implementasi (one map policy) yang disusun badan Otorita IKN Nusantara, badan Otorita IKN sudah merancang pengembangan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) berdasarkan skala Populasi.

Pada buku saku tersebut dijelaskan, pembagian skala Populasi terdiri dari tiga bagian, pertama setara RW (rukun warga) yang terdiri 2.500 penduduk, skala pelayanan setara kelurahan dengan jumlah populasi mencapai 30.000, skala pelayanan setara kecamatan dengan jumlah populasi 120.000 dan skala pelayanan setara kota, provinsi, dan nasional dengan jumlah populasi lebih dari 120.000 penduduk.

Adapun Fasum dan Fasos yang tersedia di tengah populasi tersebut, misal skala RW terdapat Fasos seperti pos keamanan, pusat pembangkit sumber daya, pusat pengelola sampah, balai berkumpul, perpustakaan umum, dan tempat parkir umum.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Sedangkan fasum terdiri dari taman bermain skala RW, tempat beribadah skala RW, Toko dan Ruko, Posyandu, taman kanak-kanak dan sekolah dasar. Waktu tempuh menuju fasilitas tersebut hanya 5 menit berjalan kaki.

Selanjutnya untuk skala Kelurahan untuk Fasilitas Sosial ditambah kantor pos, kantor manajemen sumber daya, dan kantor pemadam kebakaran. Fasum skala Kelurahan ditambah lapangan olahraga, fasilitas komersial ada pasar, pendidikan tingkat SMP - SMA, dan Puskesmas.

Fasilitas Sosial untuk skala Kecamatan ditambahkan Kantor Urusan Agama, Balai Serbaguna, dan Kantor Kepolisian. Sedangkan untuk Fasilitas Umum ditambahkan tempat peribadatan lainnya, gelanggang olahraga, dan shoping center.

Kemudian untuk fasilitas umum untuk skala provinsi atau nasional terdapat stadion Nasional, Taman Kota, tempat peribadatan skala nasional, rumah sakit standar internasional, dan laboratorium.

Pada buku saku tersebut juga dijelaskan, baik fasum dan fasos bisa dijangkau dan bakal terintegrasi dengan transit transportasi umum.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini