Share

Ancaman Resesi 2023, Bahlil: Tidak Menakut-nakuti tapi Sedia Payung Sebelum Hujan

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Kamis 08 Desember 2022 20:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 08 320 2723442 ancaman-resesi-2023-bahlil-tidak-menakut-nakuti-tapi-sedia-payung-sebelum-hujan-hnOhpyuvA6.jpeg Ancaman resesi global terjadi tahun depan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah tidak bermaksud menakut-nakuti soal perkiraan resesi ekonomi 2023. Menurutnya, pemerintah justru ingin semua pihak mempersiapkan segala alternatif ketika kondisi ekstrem terjadi.

"Pemerintah tidak pernah menakut-nakuti siapa pun. Jadi jangan ada satu pemikiran persepsi bahwa ketika pemerintah menyampaikan tentang kondisi ekonomi global itu, kita menakut-nakuti, tidak demikian. Justru pemerintah itu mempersiapkan segala sesuatu alternatif ketika kondisi kondisi ekstrim terjadi," kata Bahlil, Kamis (8/12/2022).

Dia mengatakan, yang dilakukan pemerintah saat ini guna mengantisipasi agar bisa kondisi ekonomi nasional tidak buruk tahun depan. Dia juga bilang bahwa tidak ada satu orang pun yang bisa menjamin kondisi ekonomi global akan baik baik saja.

"Pepatahnya itu sedia payung sebelum hujan. Karena hampir semua negara mengatakan bahwa ekonomi global tidak dalam kondisi yang baik-baik saja atau gelap. Lembaga-lembaga keuangan dunia pun mengatakan demikian dan itu ada dasarnya," terangnya.

Dia menjelaskan, dasar pertama itu adalah persoalan Covid yang belum selesai, kemudian perang Ukraina dan Rusia, lalu muncul persoalan-persoalan baru lainnya.

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

"Apakah dengan kondisi seperti ini kita dapat mengatakan kondisi dunia itu baik baik saja. Jangan ajari pemerintah untuk berpikir tidak objektif dong. Kadang kadang aku itu bingung kita berpikirnya fair tapi dibilangnya nipu. Kita berpikir yang nipu dibilangnya tambah tipu lagi. Jadi saya nggak ngerti pola berpikir kaya gini," ungkap Bahlil.

Kendati dia tidak bisa menjamin kondisi ekonomi tahun depan seperti apa, namun Bahlil optimistis Indonesia mempunyai secercah harapan dalam membawa ekonomi ke depan.

Meski demikian, ia memberi catatan. Tahun depan adalah tahun politik. Hanya pemimpin yang memiliki leadership yang baik yang dapat membawa Indonesia ke kondisi baik.

"Karena kita belum pernah mengalami tahun politik dalam keadaan Pandemi ataupun perang," pungkas Bahlil.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini