Share

IPO, Wamen BUMN Minta Pupuk Kaltim Dongkrak Kapasitas Produksi

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Jum'at 09 Desember 2022 13:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 09 278 2723827 ipo-wamen-bumn-minta-pupuk-kaltim-dongkrak-kapasitas-produksi-o9TTtqVDs2.jpg IPO (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Menteri (Wamen) BUMN, Pahala N Mansury meminta PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) dapat meningkatkan kapasitas produksinya seiring dengan rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) perseroan yang akan dilaksanakan pada tahun depan.

Menurut Pahala, dengan peningkatan kapasitas produksi Pupuk Kaltim, ketersediaan pupuk bagi terciptanya ketahanan pangan pun dapat terwujud.

"Pupuk Kaltim adalah perusahaan pupuk urea terbesar di ASEAN. Kapasitas produksinya mencapai sekitar 6,5 juta ton dan menjadi salah satu kontributor terbesar PT Pupuk Indonesia yang kini punya kapasitas produksi 21,1 juta ton per tahun," ujarnya dalam siaran persnya di Jakarta.

IPO Pupuk Kaltim memang merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi pupuk nasional. Dana hasil IPO rencananya digunakan perusahaan yang berdomisili di Bontang, Kalimantan Timur, itu untuk membiayai pembangunan pabrik urea dengan kapasitas produksi 1,15 juta ton dan metanol sebesar 1 juta ton per tahun. Pabrik yang akan berlokasi di wilayah Papua Barat tersebut diperkirakan butuh biaya investasi USD2 miliar.

Selain dari IPO, lanjut Pahala, pembiayaan pabrik Pupuk Kaltim di Papua Barat itu juga akan menggunakan sumber dana lainnya. Menurutnya Debt Equity Ratio (DER) atau rasio utang terhadap permodalan Pupuk Kaltim hingga saat ini masih cukup rendah.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

"Target IPO untuk Pupuk Kaltim sekitar 10-20 persen. Sementara DER Pupuk Kaltim akan dijaga pada kisaran 30-50%," kata Pahala.

Pahala juga menyampaikan peluang bagi Pupuk Kaltim untuk mengoptimalkan produksi gas dari Blok Masela. Sejalan dengan rencana pengembangan blok gas alam yang cukup besar itu, kementerian BUMN memiliki rencana untuk mendorong ekspansi Pupuk Kaltim selanjutnya ke wilayah Maluku, lokasi Blok Masela berada.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini