Share

UMKM Melek Digitalisasi agar Naik Kelas

Cahya Puteri Abdi Rabbi, MNC Portal · Jum'at 09 Desember 2022 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 09 320 2724096 umkm-melek-digitalisasi-agar-naik-kelas-sGX5bOkMLe.jpg Ilustrasi UMKM. (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXCL) menargetkan lebih banyak pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) perempuan untuk dapat bergabung dengan program sustainability milik perseroan yakni, Sisternet.

Sebagai informasi, Sisternet merupakan program keberlanjutan EXCL yang terfokus pada wirausaha perempuan atau womenpreneur untuk mengembangkan bisnis melalui optimasi digital.

Sejak diluncurkan pada 2015 hingga saat ini, sebanyak 200.000 perempuan tergabung dalam program ini, juga telah melakukan pembinaan kepada 3.000 pelaku UMKM.

“Sisternet sudah delapan tahun kami luncurkan yang memang tujuannya untuk inklusi dan digitalisasi perempuan Indonesia, agar perempuan Indonesia bisa naik kelas, serta dapat meningkatkan kualitas hidupnya melalui teknologi digital,” kata Presiden Direktur EXCL Dian Siswarini dalam acara ‘Launching Sisternet Festival Webinar Pintar 2022’, Jumat (9/12/2022).

Dalam menjalankan program ini, Dian mengungkapkan bahwa perseroan memilik aspirasi untuk bisa mengembangkan program tersebut lebih jauh lagi.

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

Perseroan menargetkan lebih banyak perempuan Indonesia, utamanya para pelaku UMKM untuk bisa bergabung.

“Sehingga dapat merasakan manfaat program Sisternet, bisa meningkatkan kualitas hidupnya dan keluarga, juga mendapatkan tambahan penghasilan,” jelasnya.

Untuk mencapai target tersebut, EXCL menggandeng sejumlah pihak antara lain, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Koperassi dan UKM, pihak perbankan yang memberikan akses permodalan serta pihak yang memfasilitasi berbagai macam program dan edukasi bagi para anggota Sisternet.

Lebih lanjut, Dian mengatakan bahwa, agar pengembangan program ini tetap relevan dengan kebutuhan para anggota, pihaknya mengharapkan partisipasi anggota untuk memberikan masukan terkait bentuk program maupun pelatihan ke depannya.

Hal itu guna memberikan manfaat lebih kepada perempuan pelaku UMKM yang tergabung dalam Sisternet.

“Supaya bukan hanya 200 ribu perempuan Indonesia yang bisa kami bantu, tapi bisa menjadi jutaan. Kalau kita lihat sekarang perempuan dewasa jumlahnya misalnya lebih dari 60 juta, barangkali bisa 10% dari jumlah tersebut itu merupakan target yang luar biasa,” pungkas Dian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini