Share

Tambang Nusa Alam Lestari Meledak, Siapa Pemiliknya?

Zuhirna Wulan Dilla, Okezone · Jum'at 09 Desember 2022 19:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 09 320 2724157 tambang-nusa-alam-lestari-meledak-siapa-pemiliknya-miOTsuXYNx.JPG Tambang Nusa Alam Lestari meledak. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tambang milik PT Nusa Alam Lestari dilaporkan meledak hari ini, Jumat (9/12/2022) di Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar).

Dikutip dari situs minerba.esdm.go.id, pemilik Nusa Alam Lestari adalah Bakhrial dengan kepemilikan saham 90%, Puguh Wijanarko 3% dan Armedi Agus 7%.

Di mana Bakhrial menjabat sebagai komisaris Nusa Alam Lestari , sedangkan Armedi Agus memegang posisi Direktur.

Perusahaan ini beralamat di Jalan S Parman Padang, Sumbar dengan kode 5506.

 BACA JUGA:Ledakan di Tambang Baru Bara Sawahlunto, ESDM Turunkan Tim Investigasi

Sebagai informasi, usai ledakan tersebut saat ini proses evakuasi oleh tim Nusa Alam Lestari masih terus berlangsung, bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sawahlunto, Basarnas, Balai Diklat Tambang Bawah Tanah Sawahlunto Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Sawahlunto, TNI, dan polisi.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Ridwan Djamaluddin mengatakan investigasi dipimpin langsung oleh Koordinator Inspektur Tambang Provinsi Sumatera Barat telah tiba di lokasi ledakan untuk melakukan pemeriksaan awal.

Adapun untuk kegiatan operasioal tambang dihentikan sementara selama proses investigasi.

"Kegiatan operasional dapat dilaksanakan dengan aman dan selamat sesuai dengan Surat Direktur Jenderal Mineral dan Batubara nomor 06.E/37.04/DJB/2019 tanggal 15 Agustus 2019 perihal Surat Edaran Kewajiban Perusahaan terkait Tindak Lanjut Kecelakaan Tambang Berakibat Mati," ujar Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

Ridwan Djamaluddin dikutip dari keterangan resmi di website minerba.esdm.go.id dikutip malam ini.

Dari ledakan ini ada 9 pekerja meninggal dunia, 3 orang luka ringan dan 1 orang mengalami luka bakar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini