Share

Keren, Pemuda Ini Buat Aplikasi yang Bantu Petani dengan Teknologi

Iqbal Dwi Purnama, MNC Portal · Jum'at 09 Desember 2022 07:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 09 455 2723584 keren-pemuda-ini-buat-aplikasi-yang-bantu-petani-dengan-teknologi-FNqPFdwbrz.png Kontes Wirausaha Muda Mandiri. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA - Pengembangan startup di sektor pertanian berhasil memenangkan kontes Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2022. Habibi Garden nama platformnya, hadir untuk membantu petani Indonesia "berbicara" dengan tanaman melalui teknologi IoT.

Pendiri Usaha Habibi Garden Dian Prayogi asal Jawa Barat berhasil memenangkan WMM untuk kategori sosial dengan membuat platform yang membantu para petani dalam menjalankan di sektor pertanian.

Baca Juga: Viral! Toko Roti Legend Berdiri 82 Tahun, Netizen: Semoga Tetap Laris Tak Termakan Zaman

Dian menjelaskan, teknologi buatannya mampu membaca parameter kunci pertanian seperti temperatur, pH, kadar nutrisi N P K, kelembaban tanah, dan prediksi curah hujan.

Data tersebut akan disimpan dalam cloud dan diolah oleh machine learning algoritma sehingga petani dapat memahami tanamanya dan memberikan dosis pupuk sesuai dengan kebutuhannya.

Baca Juga: Kisah Sukses Mantan Sales yang Kini Punya Harta Rp15,3 Triliun

"Membantu lebih dari 3 ribu petani, kami membuat platform untuk menghimpun data berapa banyak pupuk dan kapan harus petani gunakan, kami mempunyai data panen dan kapan petani harus panen," ujar Dian dalam presentasinya, Kamis (8/12/2022).

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Kementerian BUMN Tedi Bharata melihat lebih lanjut tentang aplikasi yang disebut mampu memudahkan dan meningkat pendapatan para petani.

"Banyak petani di Indonesia luas tanahnya kurang dari 1000 meter persegi, apakah dari sisi biaya dari petani lebih efisien," tanya Tedi.

Menjawab hal tersebut, Dian mengatakan melalui platformnya tersebut dapat membantu meningkatkan pendapatan para petani hingga membuat petani lebih efisien pengeluaran para petani.

"Peningkatan sampai 70%, in total petani dapat kenaikan profit sampai 7 kali lipat," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini