Share

Erick Thohir Minta BTN Lipat Gandakan Pembiayaan Properti Usai Dapat Rp4,1 Triliun

Noviana Zahra Firdausi, Okezone · Jum'at 06 Januari 2023 19:36 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 06 470 2741632 erick-thohir-minta-btn-lipat-gandakan-pembiayaan-properti-usai-dapat-rp4-1-triliun-jnQkWnRzvL.png Erick Thohir Minta BTN Tingkatkan Pembiayaan Properti. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menugaskan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) melipatgandakan pembiayaan properti. Hal ini setelah BTN mendapat dana Rp4,13 triliun dari rights issue.

Menurutnya, hasil right issue itu akan memperkuat permodalan BTN. Dengan penambahan modal tersebut, BTN dapat melipatgandakan kemampuan pembiayaan perumahan.

Baca Juga: Jelang Rights Issue, Laba BTN Naik 44% Jadi Rp2,49 Triliun

"Dengan demikian, BTN semakin sehat dan semakin memiliki energi untuk terus ekspansi," ujar Erick, dikutip dari Antara, Rabu (6/1/2023).

BTN sukses meraup dana segar sebesar Rp4,13 triliun. Dana ini diperoleh dari hasil penambahan modal melalui hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

Aksi korporasi ini terbilang sukses, karena pemegang saham publik langsung memesan hingga melampaui target awal atau oversubscribe sebesar 1,6 kali.

Baca Juga: Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu ATM Bank BTN dan BTPN Beserta Limit Transaksinya

Dalam 5 tahun terakhir, BTN mampu menyalurkan kredit perumahan pada 800.000 unit properti. Setelah adanya penambahan modal, BTN diperkirakan dapat membiayai hingga 1,32 juta unit rumah.

Erick mengatakan oversubscribe right issue BTN merupakan bukti kepercayaan publik pada masa depan bank tersebut.

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Sumber dana dari right issue juga menunjukkan kualitas permodalan BTN menjadi semakin tinggi karena bank ini tidak menggantungkan diri pada utang.

Sementara itu, Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo mengatakan bahwa hasil right issue itu patut disyukuri.

“Kami sangat bersyukur, proses right issue BTN berjalan lancar. Jumlah permintaan yang masuk juga sangat tinggi, sehingga right issue BTN ini mengalami oversubscribed sekitar 1,6 kali,” ujar Haru.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini