Share

PUPR Tender 30 Proyek IKN Sebesar Rp23,7 Triliun di 2023

Iqbal Dwi Purnama, MNC Portal · Selasa 17 Januari 2023 21:36 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 17 470 2748236 pupr-tender-30-proyek-ikn-sebesar-rp23-7-triliun-di-2023-1IQ5CAyRzC.jpg IKN Nusantara (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengtakan pada tahun 2023 terdapat 30 paket pengerjaan Ibu Kota Nusantara (IKN) senilai Rp23,7 triliun pada tahun 2023.

Menteri Basuki menjelaskan, paket pengerjaan tersebut merupakan murni APBN untuk pembangunan infrastruktur dasar. "Semua tahun ini ada Rp23,7 triliun. Itu untuk 30 an paket," ujar Menteri Basuki usai Raker bersama Komisi V DPR RI, Selasa (17/1/2023).

Lebih lanjut Menteri Basuki menjelaskan nilai tersebut bukan termasuk dalam proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Sebab saat ini tahapannya masih dalam proses pengajuan prakasa.

"KPBU belum (bisa mulai), kemarin baru ada yang mengajukan prakarsa, belum (bisa mulai tahun ini)," sambung Menteri Basuki.

Sebelumnya ada 3 perushaan baik dari perusahaan dalam maupun luar negeri. Misalnya Summarecon, Risjadson Group, dan satu perusahaan pure luar negeri yaitu Korean Land and Housing. Calon tersebut akan menggarap perumahan untuk para ASN, akses air minum, kelistrikan, telekomunikasi, pengelolahan limbah dan transportasi.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Pada kesempatan yang berbeda, Wakil Kepala Otorita IKN, Dhony Rahajoe menjelaskan 3 perushaan total Invetasi melalui skema KPBU tersebut sebesar Rp41 tirliun, dengan PPJK (Penanggung Jawab Proyek Kerjasama) adalah Kementerian PUPR.

"Total investasi saat ini Rp41 triliun, sekarang dari APBN saja kan Rp26 triliun ini sudah hampir 2 kali lipat, jadi market confident itu sangat baik," kata Dhony.

Dhony menilai, hal tersebut menjadi salah pertanda bahwa minta investor untuk menanamkan modalnya di IKN masih cukup tinggi. Bahkan jika dilihat dari total proyek KPBU sebesar Rp41 triliun, lebih besar 2 kali lipatnya dari biaya yang dikeluarkan APBN sebesar Rp23,7 triliun pada tahun 2023.

"Total investasi saat ini Rp41 triliun, sekarang dari APBN saja kan Rp23 triliun, ini sudah hampir 2 kali lipat, jadi market confident itu sangat baik," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini