Share

Produsen Kue Keranjang Banjir Pesanan Jelang Imlek 2023, Kantong Auto Tebal

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 19 Januari 2023 15:14 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 19 455 2749390 produsen-kue-keranjang-banjir-pesanan-jelang-imlek-2023-kantong-auto-tebal-eL7dRZ93zb.jpg Produsen kue keranjang banjir pesanan. (Foto: MPI)

MALANG - Produsen kue keranjang di Kota Malang sudah mulai sibuk menerima pesanan menjelang perayaan Imlek 2023 ini.

Salah satu produsen bernama Sonia Winoto (26) mengatakan kalau pesanan ini sudah mulai ramai sejak Desember 2022 lalu.

Bahkan hingga tiga hari menjelang Imlek sudah 300 kotak kue keranjang lebih pesanan dia terima. 

Jumlah pesanan itu meningkat drastis dibandingkan perayaan Imlek tahun 2022 lalu.

Sonia menuturkan, banyaknya pesanan membuatnya terpaksa harus menolak beberapa pesanan yang datang, karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang membuatnya. 

Saat ini saja sudah ada 300 kotak lebih pesanan yang datang membuatnya terpaksa sampai melembur pembuatan kue keranjang hingga malam hari.

"Bisanya kita buat setiap hari mulai siang gini, sampai malam lembur karena banyak pesanan yang masuk menjelang Imlek ini," kata Sonia kepada MNC Portal Indonesia pada Kamis (19/1/2023).

Dia bahkan mulai mencicil pembuatan kue keranjang itu sebulan lebih sebelum Imlek atau pada Desember awal tahun 2022 lalu. 

"Kalau tahu ini mepet banget cuma 3 minggu setelah tahun baru, jadi cepat-cepetan," ungkapnya.

Pesanan tahun ini diakui memang mengalami peningkatan jika tahun lalu saja sampai setelah Imlek itu ia mengerjakan pesanan 250 - 400 kotak, tahun ini hingga beberapa hari menjelang Imlek ia sudah mengerjakan 300 lebih kotak pesanan.

"Satu hari bisa bikin 70 - 100 kotak, dengan masing-masing kotak isinya 25 kue keranjang. Tahun lalu pesanan 250 - 400 dalam waktu sebulan. Tahun Ini sudah 300-an lebih masih lanjut," ucapnya.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Murahnya harga satu kotak kue keranjang membuat banyak pembeli tertarik membeli ke kue keranjang produksi rumahan di Jalan Sultan Sjahrir Gang Kesatria Nomor 18, Kelurahan Sukoharjo, Kota Malang. 

Sonia sendiri memang membanderol satu kotak kue keranjang seharga Rp40 ribu sampai Rp50 ribu, tergantung varian rasanya.

Selain itu, bentuk kue keranjang yang unik tak seperti biasanya juga menjadikan kue keranjang produksinya diminati. 

Bagaimana tidak beberapa kue keranjang dicetak kecil dengan cetakan kue berbagai macam bentuk, mulai dari bulat, berbentuk love, segitiga, bintang, hingga ada yang berbentuk seperti bunga mawar.

"Kue keranjang bentuknya bulat gede banget, kalau nggak ada yang motong ya nggak ada yang makan, walaupun dipotong-potong ya kadang nggak habis. Terus akhirnya punya ide lihat ada cetakan kok lucu kayaknya, kayaknya bisa pakai ini. Terus akhirnya buat jadi ya udah lebih enak, satu ukuran. Gampang juga makanya," paparnya.

Keunikan bentuk dikombinasikan juga dengan empat macam rasa mulai dari kue keranjang rasa original, rasa red velvet, matcha, dan taro. 

Hal ini membuat kue keranjangnya begitu laris manis menjelang Imlek, kendati pemasarannya hanya melalui media sosial Instagram.

"Kalau pemesanan cuma melalui Instagram saja, cuma ini karena sudah penuh ya nggak nerima pesanan lagi," kata perempuan jebolan bisnis kuliner Universitas Ciputra (UC) Surabaya.

Selama ini, dia pun mengemas kue keranjang menjadi dua macam jenis, satu tipe yang siap dimakan dan jenis kue keranjang yang dibekukan untuk dikirim ke luar Malang raya. 

Menurutnya, secara estimasi waktu memang kue keranjang hanya bisa bertahan di udara ruangan empat hari, jika dimasukkan ke dalam kulkas hingga tujuh hari. Sementara kue keranjang yang dibekukan bisa tahan lebih lama selama pengemasannya tidak dibuka.

"Kue keranjang itu kalau di suhu ruangan tahan kurang lebih 4 hari, kalau di kulkas kurang tahan 7 hari, kalau dibekukan lebih awet, jadi kirimnya kita memang frozen ke luar kota, langsung dikeluarkan (dari panci) dan dibekukan," jelasnya.

Hal ini membuat kue keranjang produksinya sudah dikirim ke beberapa daerah di luar Malang seperti, Surabaya, Purwokerto, Kudus, Jakarta, Tangerang,  Palangkaraya, Banjarmasin, dan Pontianak.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini