Share

Imlek 2023 Jadi Tahun Kelinci Air, Pedagang Pernak-pernik Glodok Raup Cuan Rp10 Juta/Hari

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Sabtu 21 Januari 2023 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 21 455 2750611 imlek-2023-jadi-tahun-kelinci-air-pedagang-pernak-pernik-glodok-raup-cuan-rp10-juta-hari-Xdxg3xW48X.JPG Pasar glodok dipadati pembeli jelang Imlek 2023. (Foto: MPI)

JAKARTA - Jelang perayaan Imlek, pedagang pernak-pernik ramai berjualan di kawasan Glodok, Jakarta Barat. Pasalnya, momen ini sudah dinanti satu tahun lamanya.

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia hari ini, Sabtu (21/1/2023), beragam pernak-pernik Imlek ditawarkan pedagang.

Mulai dari lampion, pohon sakura imitasi, stiker bertemakan kelinci air, serta angpao. Terlihat pula banyak masyarakat yang berbelanja.

Salah satu pedagang pernak-pernik, Sumiyati mengaku jelang hari raya Imlek yang jatuh pada esok hari, lapaknya semakin ramai dikunjungi pembeli.

 BACA JUGA:Penampakan Jejeran Lilin dan Lampion Percantik Klenteng di Bekasi Jelang Imlek

Pembeli yang datang pun tak hanya berasal dari Jakarta melainkan ada pula dari Bekasi, Bogor, Depok, dan Tanggerang.

"Ramai hari ini. Karena hari terakhir jelang Imlek kali ya. Yang datang juga dari mana-mana. Tadi ada yang dari Bekasi, terus Depok, Bogor, Tanggerang," ujarnya saat ditemui MNC Portal Indonesia di lapaknya sore ini.

Sumiyati menuturkan, dirinya sudah mulai berjualan pernak-pernik sejak sebulan yang lalu. Dari hasil jualannya di kawasan Glodok ini, dia mampu meraup keuntungan Rp5 juta hingga Rp 10 juta dalam sehari.

 

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Namun, untuk penjualan hari ini, dia belum dapat memprediksi. Tetapi dia meyakini, bisa lebih dari Rp10 juta.

"Karena ramai ya, dihitung-hitung omzet bisa Rp10 juta sehari. Tapi itu omzet kalau Sabtu-Minggu. Kalau hari biasa Rp5 jutaan. Belum tahu kalau hari ini, bisa lebih karena lebih banyak pembelinya," katanya.

Sumiyati menuturkan, pernak-pernik Imlek yang paling laku adalah angpao dan lampion. Adapun harga angpao dengan tema kelinci air, dia jual seharga Rp5.000 hingga Rp10.000, tergantung jumlah dan ukuran. Sedangkan lampion dibanderol Rp50.000 hingga Rp500.000, tergantung ukuran dan jenisnya.

"Macam-macam (harganya) tergantung ukuran sama jenis bahannya. Kalau lampion yang bahannya tebal terus ada bordirannya Rp500.000," beber dia.

Pada kesempatan yang sama, MNC Portal Indonesia menemui salah satu pembeli keturunan Tionghoa, Liu Yolanda (25) yang jauh-jauh datang dari Bekasi ke kawasan Glodok Jakarta Barat.

Saat ditemui di lapak Sumiyati, Yolanda sudah menenteng barang belanjaannya. Terlihat, dia membeli lampion, stiker-stiker hiasan rumah, serta angpao.

Dia mengaku senang bisa berburu pernak-pernik Imlek secara langsung di tokonya. Lantaran, tahun lalu, dia tidak berkesampatan membeli langsung melainkan secara online.

Hal itu disebabkan masih berlakunya aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta.

"Kalau tahun lalu itu kan ke mana-mana aja kan takut. Masih ada PPKM juga, kasus Covid juga masih banyak. Kayaknya paket barang-barang Imlek yang datang ke rumah itu nggak bisa dihitung jari karena semua serba online. Kalau sekarang bisa beli ke tokonya langsung," ujar Yolanda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini