Share

WNA India Ini Sukses Buka Bisnis Kuliner di Indonesia, Intip Rahasianya

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Sabtu 21 Januari 2023 17:34 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 21 455 2750664 wna-india-ini-sukses-buka-bisnis-kuliner-di-indonesia-intip-rahasianya-QAlhSgZp4i.JPG Podcast Aksi Nyata Perindo bahas bisnis kuliner Indonesia. (Foto: MPI)

JAKARTA - Berawal dari kesukaannya dalam hal memasak, membawa Subathra J bisa membangun dan mengembangkan bisnis kuliner di Indonesia yang diberi nama Unifirst Brasserie & Bar.

Subathra J merupakan warga negara asal India yang kini sudah menetap tinggal di Indonesia bersama suaminya. Efek dari pandemi, memaksa dirinya untuk membuat sesuatu yang bisa menghasilkan uang.

Dalam podcast Aksi Nyata Perindo, Subathra J bercerita bahwa bisnis kuliner yang diberi nama Unifirst Brasserie & Bar itu adalah hasil kolaborasi dengan kawan dekatnya.

 BACA JUGA:Sejarah PO Pelita Paradep Trans, dari Bisnis Taksi Jadi Bus Kebanggaan Warga Siantar

"Sebenarnya bisnis kuliner ini awalnya karena efek dari pandemi. Saya waktu itu ketemuan sm temen saya untuk bahas bisnis apa yang bisa dikembangkan di saat pandemi. Karena saya punya passion masak, jadilah bisnis ini," ujar Owner Unifirst Brasserie & Bar, Subathra J, Sabtu (21/1/2023).

Lebih lanjut Subathra menuturkan, dalam menjalankan bisnis kulinernya, ada dua hal penting yang menjadi fokus utama. Pertama adalah soal tren, kedua hospitality.

 

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Baginya, menjelajahi tren makanan merupakan hal yang penting. Sebab, dari situ ia bisa mengetahui apa yang sedang disukai pasar. Terlebih di Indonesia, anak muda menjadi pasar utama dalam bisnis kuliner. Sehingga, ia seringkali meminta masukan dari anaknya dan rekan kerjanya mengenai apa yang sedang booming di Indonesia saat ini.

"Menurut saya mengetahui tren itu penting. Supaya kita bisa tahu apa yang sedang booming di pasaran. Apalagi zaman sekarang ini, anak-anak muda Indonesia sering kumpul dengan temannya, cari tempat makan yang nge-tren," kata Subathra.

Selain tren, menurutnya dalam bisnis kuliner penting juga memperhatikan hospitality, yakni sikap ataupun layanan yang diberikan kepada tamu/konsumen. Seperti ramah kepada konsumen yang datang ke restoran.

"Tamu adalah raja yang senang dilayani dengan baik. Sehingga, jika tamu tersebut meninggalkan kesan baik terhadap restoran tersebut, niscaya tamu yang sama akan datang berkunjung kembali," terang Subathra.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini