Share

7 Resolusi 2023 yang Wajib Dilakukan Anak Muda, Nomor 1 Segera Lakukan!

Fayha Afanin Ramadhanti, Okezone · Sabtu 21 Januari 2023 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 21 622 2750532 7-resolusi-2023-yang-wajib-dilakukan-anak-muda-nomor-1-segera-lakukan-OVAp852lvN.JPG Resolusi 2023. (Foto: Freepik)

JAKARTA – Kaum muda butuh memikirkan resolusi seperti apa yang harus mereka miliki dalam menyambut tahun baru 2023 ini.

Apalagi tahun ini merupakan tahun kelinci air, di mana menurut para ahli akan banyak pemulihan dan harapan, salah satunya pada bidang ekonomi.

Menurut Akademisi dan Praktisi Bisnis Prof Rhenald Kasali melalui video di kanal YouTube pribadinya, cara berpikir menjadi salah satu faktor penting yang dapat menentukan hasil dari sebuah pencapaian.

 BACA JUGA:Mau Sukses Membangun Karier? Simak Sejumlah Tips dr Ekles Berikut ini!

”Cara berpikir yang benar ini akan menentukan tindakan Anda. Kita melangkah tentu saja dari apa yang kita pikirkan, oleh karena itu kita harus memperbaiki pikiran kita” ujar Rhenald dalam video berjudul Inilah 7 Nasihat untuk Kaum Muda Lanjutkan 2023 dikutip Okezone, Sabtu (21/1/2023)

Lantas apa saja 7 nasihat untuk kaum muda di 2023? berikut penjelasannya.

1. Bangun Personal Branding

Menurut Rhenald, dalam hal pembangunan karir dan pekerjaan ada dua tipe manusia, tipe pertama yaitu mereka yang langsung mencari uang, sedangkan tipe kedua adalah mereka yang membangun nama terlebih dahulu.

Dalam hal ini, Rhenald lebih menyarankan untuk tidak terburu-buru. Meskipun membangun nama membutuhkan waktu lebih lama, tapi reputasi akan terbangun dengan sendirinya.

”Bahkan saya banyak sekali mendapatkan orang sedang melamar ke tempat saya gajinya tadinya Rp15juta, Rp20 juta. Sekarang bersedia hanya dibayar Rp6 juta, Rp7juta,” ujarnya.

2. Perbaiki Daya Juang

Rhenald berpendapat bahwa daya juang generasi masa kini semakin menurun. Jadi perbaiki daya juang untuk tidak mudah menyerah dan putus asa, serta jauhi perasaan insecure.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

3. Bangun Kemandirian, Perbaiki Karakter

Rhenald menyayangkan anak muda zaman sekarang banyak yang memiliki mental pengemis. Dia menekankan bahwa tidak ada salahnya untuk memulai dengan suatu hal kecil.

”Banyak orang yang sudah berpendidikan tinggi, hanya fokus pada gelar, tapi kemandirian tidak dibangun, karakternya tidak dibangun, kekanak-kanakannya tidak dihempaskan,” ujarnya.

Adanya perbaikan karakter juga penting untuk menjadi perhatian, karena karakter merupakan pondasi yang dapat menjadi penentuan apakah kita dapat dipercaya oleh orang lain dengan personal branding yang kita miliki.

4. Ingat Ijazah Bukanlah Penentu

Ijazah bukan penentu kesuksesan. Karena yang paling penting adalah bagaimana kita dapat memanfaatkan gelar dan ilmu tersebut, bukan untuk mengimpresi.

“Ijazah bukan penentu. Saya dari dulu suka heran, orang kalau punya gelar sudah profesor lalu gelarnya banyak banget dipasang semua. Kenapa sih tidak puas?” ujar Rhenald.

5. Tidak Masalah Menggunakan Cara Instan

Di era digital yang serba instan ini memang tidak dapat dipungkiri bahwa informasi dapat diterima lebih cepat. Cara penyampaiannya pun lebih mudah dimengerti

Tapi, jangan hanya mengambil dari satu sumber saja. Rhenald menegaskan untuk tetap melakukan explore, cari sumber aslinya, atau tanyakan kepada ahlinya.

“Instan oke, tapi kemudian kita harus explore, cari sumber aslinya, cari lagi pada orang lain. Kemudian kita perbaiki, kita dalami, dan jadikan pelajaran, ” katanya.

6. Jangan Terlalu Percaya dengan ”Filter” di Sekitar

Ibarat panca indera, kita diberi dua telinga dan dua mata untuk mendengar serta membaca lebih banyak. Jadi jangan malas untuk selalu mengecek kebenaran. Karena informasi populer sekalipun belum tentu dapat terbukti kebenarannya.

Jadi carilah orang-orang yang dapat memberikan informasi valid serta memiliki motivasi yang besar untuk terus maju.

”Karena orang yang membangun brand selalu menjaga validity dan reliability,” kata Rhenald.

7. Waspada Terhadap Global Rconomic Recession

Terjadinya resesi ekonomi di masa mendatang tidak dapat disangkal. Namun jangan sampai dampak dari resesi menyebabkan trust recession. Seharusnya resesi dapat memotivasi kita untuk bekerja lebih keras.

“Trust recession, belum datang resesinya tapi Anda sudah mengurung diri. Akhirnya bisnis Anda benar-benar mati,” ucap Rhenald.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini