Share

Bagaimana Nasib Industri Properti di Tahun Kelinci Air?

Khairunnisa, Okezone · Minggu 22 Januari 2023 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 22 470 2750843 bagaimana-nasib-industri-properti-di-tahun-kelinci-air-dsZ367uCca.png Bisnis Properti di Tahun Kelinci Air. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Industri properti di tahun kelinci air, 2023, diprediksi landai. Jika dibandingkan tahun macan air, tentu industri properti lebih cuan pada tahun tersebut.

"Untuk sektor properti, meski tidak berjaya seperti di tahun macan air ini, masih bisa bertahan," ujar Founder Feng Shui Consulting Indonesia Yulius Fang, Minggu (22/1/2023).

Pasalnya, masyarakat masih bisa transaksi di saham perbankan, tapi perbankan digital ditakutkan koreksi, perbankan tradisional masih bisa terutama apabila ada koreksi seperti itu.

Sementara itu, CEO Lifetime Design, Rachmat Fauzan mengaku semakin optimis industri properti bakal kian cuan di 2023 ini.

Apalagi kini pemerintah telah resmi menghentikan PPKM di Indonesia pada akhir Desember 2022 lalu.

Baca Juga: Menakar Peluang Sektor Properti di Tahun Kelinci Air

"Tentu ini bisnis yang baik ya, karena kan ada bisnis yang jatuh dan bertahan kala itu, seperti perubahan kepemilikan rumah masyarakat terdampak dan tidak itu kan termasuk bisnis ya," katanya.

Dia juga memperkirakan dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin baik akan memberi dampak bagus untuk sektor properti.

"Karena pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini baik ya jadi masih ada harapan," ucapnya.

Dirinya pun berharap industri properti bisa terus tumbuh dengan baik usai dihantam pandemi Covid-19 selama 2 tahun belakangan ini.

"Harapan bisnis perumahan ini tetap keep going," pungkasnya.

Baca Juga: Periskop 2023: Industri Properti Diramal Cerah Tahun Ini

Selain itu, Principal Designer dari Lifetime Design Gregory Jason, mengatakan masyarakat sudah mulai terlihat bergeliat lagi dalam industri perumahan. Jason pun langsung mengungkapkan beberapa konsep yang akan paling diminati tahun ini.

Di mana konsep-konsep itu yakni, Modern Classic, Contemporary Classic dan Europe Classic.

Untuk rumah bergaya Modern Classic ini memiliki kesan timeless dengan atmosfir yang elegan.

Sementara pada konsep Contemporary Classic ini sifatnya berani dalam perpaduan warna sehingga nampak lebih modern.

Lalu untuk rumah berkonsep Europe Classic ini lebih detail dalam berbagai pemasangan warna dan interior.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Setelah itu Jason juga menjelaskan soal biaya yang dikenakan untuk membangun konsep tersebut di tahun ini.

"Kalau nominal tergantung banget si ya. Kadang-kadang mereka bilang oh budget banget nih projectnya gitu, tapi sebenarnya akhirnya kita bisa buktiin bahwa itu ada tambah sedikit saja sudah dapat yang ini banget gitu loh. Jadi sebenarnya gak terpatok sama itu karena itu sebenarnya bisa disesuaikan ya," ujarnya pada Kamis, 15 Desember 2022 lalu.

Jason pun kembali menekankan bahwa beberapa konsep yang sudah disebutkan tadi itu tak hanya diusung untuk target khusus, tapi bisa dipakai semua kalangan.

Karena menurutnya jika berbicara desain, kembali lagi ke sebuah kenyamanan sang pemilik rumah.

"Tak perlu mahal meski ingin mewah, yang penting enak dulu dilihatnya dan nyaman ya," lanjutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini