Share

Ini 5 Miniatur Termahal di Indonesia, Harganya Jutaan Rupiah

Ajeng Wirachmi, Litbang Okezone · Senin 23 Januari 2023 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 23 455 2751326 ini-5-miniatur-termahal-di-indonesia-harganya-jutaan-rupiah-NpdqWpbrBh.jpg Lima miniatur termahal di Indonesia (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ini lima miniatur termahal di Indonesia yang harganya mencapai jutaan rupiah. Miniatur merupakan barang tiruan dari sebuah objek, namun dengan ukuran yang lebih kecil.

Di Indonesia, peminat miniatur cukup melimpah. Miniaturnya pun kian beragam, dari miniatur mobil, motor, hingga kereta api.

Dirangkum Okezone, Senin (23/1/2023), berikut deretan miniatur dengan harga mahal di Indonesia.

1. Miniatur Mobil

Bicara miniatur, maka mobil adalah barang yang paling banyak dijadikan miniatur. Miniatur mobil sendiri tidak hanya diminati anak-anak, namun orang dewasa juga banyak yang mengoleksinya. Istilah miniatur mobil yang sering didengar adalah diecast. Melansir Okezone, seorang kolektor sekaligus pembuat miniatur mobil bernama Eko Setiawan menyebutkan bahwa bisnis ini memiliki pasar yang sangat menguntungkan, baik itu di level domestik, maupun internasional.

Eko mengaku bahwa ia bisa menjual miniatur mobil tersebut dengan harga Rp 1 juta sampai Rp1,5 juta per buah. Harganya akan jauh lebih tinggi jika dirinya memasarkan ke luar negeri, yakni bisa mencapai USD206 atau Rp3,1 juta per buah (1 USD adalah Rp15.103,50). Ia juga menyatakan bahwa bisnis ini akan sangat menggiurkan apabila dilakoni dengan serius.

Di Indonesia, pameran miniatur mobil atau diecast pernah digelar di Indonesia. Contohnya adalah Indonesia Diecast Expo atau IDE yang dilakukan pada tahun 2014. Tak tanggung-tanggung, transaksi yang ada dalam pameran tersebut mencapai lebih dari nilai Rp2 miliar.

2. Miniatur Sepeda Motor

Selain miniatur mobil, miniatur sepeda motor juga memiliki nilai jual yang tergolong mahal dan diminati di Indonesia. Pengrajin miniatur sepeda motor di Indonesia sudah cukup menjamur, salah satunya adalah Herman. Pria asal Subang ini mampu menjual miniatur buatannya dengan kisaran harga Rp300 ribu sampai Rp2 juta per unit. Padahal, miniatur motor tersebut dibuat Herman dari limbah paralon kabel. Untuk membuat 1 unit miniatur, Herman biasanya menghabiskan waktu 2 sampai 4 minggu. Ia sudah memasarkan produk buatannya ke berbagai daerah di Tanah Air.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

3. Miniatur Kereta Api

Selanjutnya, ada miniatur kereta api yang juga biasa dibuat di Indonesia. Salah satu pengrajinnya adalah Dimas Anggoro Gauli Prihanarta, seorang remaja berusia 18 tahun asal Mojokerto. Dimas membuat miniatur kereta api yang kualitasnya tak kalah dari produksi pabrik. Miniatur buatannya itu sudah dipasarkan ke berbagai kota di Indonesia. Setiap bulannya, Dimas mampu meraup keuntungan sebesar Rp3 juta sampai Rp4 juta. Dengan nominal tersebut, Dimas sudah mampu membiayai hidupnya sendiri.

Untuk memproduksi miniatur tersebut, Dimas menggunakan alat sederhana seperti cutter, gergaji besi, gunting, plastik, dan pipa paralon. Meskipun terbuat dari bahan-bahan sederhana, namun kualitas miniatur Dimas tergolong sangat baik.

Selain Dimas, salah satu pengrajin miniatur kereta api asal Jakarta, Iskandar, juga meraup keuntungan menjanjikan. Menurut informasi yang ada di laman Okezone, pria yang membuka kios di bilangan Manggarai, Jakarta Selatan itu biasa menjual miniatur buatannya dengan harga cukup mahal, yakni Rp1,5 juta. Namun, ada pula miniatur yang dijual dengan harga lebih murah, yakni Rp125 ribu. Bahkan, miniatur buatan Iskandar berhasil dipasarkan hingga ke Brunei, Malaysia, dan Singapura.

4. Miniatur Biola

Alat musik biola juga bisa dijadikan miniatur. Harga jualnya pun cukup mahal, yakni Rp750 ribu hingga mencapai Rp1 juta. Salah satu pengrajinnya adalah Suparno. Melansir Sindonews, pria asal Salatiga itu membuat miniatur biola dari tusuk gigi. Suparno mengaku menjual miniatur biola tersebut ke pasar-pasar lokal. Suparno melakukan proses pembuatan miniatur yang tergolong unik itu di waktu senggang. Awalnya, Suparno mengikuti kompetisi antar kampung, yang mengharuskannya membuat dokar berbahan dasar tusuk gigi. Merasa berhasil, Suparno merambah ke pembuatan miniatur barang lainnya, seperti ayunan, gazebo, mesin jahit, dan termasuk biola.

5. Miniatur Tanaman dari Bambu Batik

Para pengrajin bambu batik di Manado sangat lihai dalam membuat miniatur tanaman. Selain itu, mereka juga membuat miniatur terompet dan kerajinan tangan lainnya. Harganya pun dibanderol dari Rp250 ribu hingga puluhan juta rupiah. Salah satu pengrajin miniatur dari bambu batik adalah Bertha Mansauda. Ia mengaku terinspirasi membuat kerajinan dari bambu batik ketika melihat orangtuanya. Bertha juga melihat bahwa alat musik bambu sudah mulai dikesampingkan. Maka dari itu, Bertha memutuskan untuk membuat miniaturnya.

Bambu batik sengaja dipilih Bertha karena kualitasnya yang lebih baik, jika dibandingkan dengan bambu biasa. Nilai tambah lainnya, bambu batik mempunyai corak khas tersendiri yang menambah nilai jual. Produk miniatur buatan Bertha sudah terkenal hingga ke Hong Kong, Dubai, dan Belanda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini