Share

Pertamina Geothermal Energy IPO Tahun Ini, Wamen BUMN: Kita Sudah Mempersiapkan

Suparjo Ramalan, MNC Portal · Selasa 24 Januari 2023 17:55 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 278 2752190 pertamina-geothermal-energy-ipo-tahun-ini-wamen-bumn-kita-sudah-mempersiapkan-EDhJ7HsI4Z.JPG Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Kementerian BUMN sudah mempersiapkan seluruh persyaratan terkait initial public offering (IPO) Pertamina Geothermal Energi (PGE).

Target pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dilakukan tahun ini.

Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury menyebut seluruh persyaratan segera diserahkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai ketentuan awal perusahaan melantai ke pasar modal.

Nantinya, PGE melanjutkan sejumlah tahapan yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan.

"Kalau mau ke market itu, jangan dulu ada pemberitaan, semuanya ini nanti ke OJK. Yang pasti kita sudah mempersiapkan semua untuk bisa melakukan pendaftaran, insya Allah kita berdoa," ujar Pahala saat ditemui di Gedung Nusantara II DPR RI, Selasa (24/1/2023).

 BACA JUGA:Ternyata 65% Dapen BUMN Bermasalah Dikelola Pensiunan

Sebelumnya, Pahala membocorkan bila IPO anak usaha PT Pertamina (Persero) itu akan dilakukan pada kuartal pertama tahun ini.

Pada Desember 2022 proses penawaran umum perdana saham PGE telah memasuki tahap penyampaian rentang harga IPO kepada Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Selain itu, PGE telah menyelesaikan sejumlah proses IPO antara lain, penunjukkan konsultan penunjang, melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Perubahan anggota direksi (AD), serta pembuatan prospektus.

Manajemen PGE sendiri telah melakukan registrasi tahap 1 dan 2 kepada OJK.

Selanjutnya, PGE akan melaksanakan paparan publik dan memulai masa bookbuilding, melakukan registrasi tahap ke-3, juga memulai masa penawaran umum.

"Pelaksanaan IPO merupakan strategi utama untuk bisa terus meningkatkan nilai perusahaan, baik dari sisi peningkatan transparansi, akuntabilitas dan tata kelola perusahaan yang baik, serta memperoleh diversifikasi pendanaan," pungkas Pahala.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini