Share

Harga Minyak Dunia Jatuh 2% karena Aksi Ambil Untung

Khairunnisa, Okezone · Rabu 25 Januari 2023 07:04 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 25 320 2752417 harga-minyak-dunia-jatuh-2-karena-aksi-ambil-untung-iI8DZ0ofRt.jpg Harga minyak dunia turun (Foto: Ilustrasi Reuters)

JAKARTA - Harga minyak dunia jatuh sekitar 2% pada akhir perdagangan kemarin. Harga minyak dunia turun karena aksi ambil untung dari reli baru-baru ini di tengah kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global dan perkiraan peningkatan persediaan minyak AS.

Dilansir dari Antara, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret tergelincir USD1,49 atau 1,8%, menjadi menetap di USD80,13 per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret merosot urun USD2,06 atau 2,3%, menjadi ditutup pada USD86,13 per barel di London ICE Futures Exchange.

"Pasar minyak melemah karena para pedagang mengambil keuntungan setelah mendekati tertinggi multi-minggu," kata Vladimir Zernov, analis pemasok informasi pasar FX Empire, Selasa (24/1/2023).

Harga minyak telah mencetak kenaikan yang solid baru-baru ini, yang membuat Brent menetap di level tertinggi sejak akhir November pada Senin (23/1/2023), didorong oleh ekspektasi permintaan yang lebih tinggi di China.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Aktivitas bisnis AS berkontraksi pada Januari selama tujuh bulan berturut-turut, meskipun penurunan mengalami moderasi di seluruh sektor manufaktur dan jasa untuk pertama kalinya sejak September dan kepercayaan bisnis menguat saat tahun baru dimulai.

"Ekonomi AS masih bisa berguling dan beberapa pedagang energi masih skeptis tentang seberapa cepat permintaan minyak mentah China akan bangkit kembali pada kuartal ini," kata analis OANDA, Edward Moya dalam sebuah catatan.

Aktivitas bisnis zona euro membuat kejutan kembali ke pertumbuhan moderat pada Januari, Indeks Manajer Pembelian (PMI) Komposit flash S&P Global menunjukkan. Namun aktivitas ekonomi sektor swasta Inggris turun pada tingkat tercepat dalam dua tahun.

Para pedagang juga menunggu data stok bahan bakar AS karena Badan Informasi Energi AS akan merilis laporan status minyak mingguannya pada Rabu waktu setempat. Para analis yang disurvei oleh S&P Global Commodity Insights memperkirakan pasokan minyak mentah AS menunjukkan penurunan 2,4 juta barel.

Sementara itu, panel OPEC+ kemungkinan akan mendukung kebijakan produksi minyak kelompok produsen saat ini ketika bertemu minggu depan, lima sumber OPEC+ mengatakan pada Selasa (24/1/2023), karena harapan permintaan China yang lebih tinggi mendorong reli harga minyak diimbangi oleh kekhawatiran atas inflasi dan pelambatan ekonomi global.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini