Share

Bukan Akuisisi KCI, Dirut MRT: Lebih Enak Sebutnya Pembelian Saham

Heri Purnomo, MNC Portal · Rabu 25 Januari 2023 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 25 320 2752954 bukan-akusisi-kci-dirut-mrt-lebih-enak-sebutnya-pembelian-saham-uZReMRPhBC.jpg Penjelasan MRT Soal Tidak Adanya Akuisis KCI. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA - Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat menegaskan tidak ada proses akuisi PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (PT MITJ) dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Menurutnya, kebijakan yang dilakukan terkait proses pembelian saham terhadap Kereta Commuter Jabodetabek.

"Saya lebih enak menyebutkannya sebagai sebagian pembelian saham," kata Dirut MRT Tuhiyat saat ditanya soal proses kelanjutan akuisisi PT MRT Jakarta terhadap PT KCI di Wisma Nusantara, Thamrin, Rabu (25/1/2023).

Baca Juga: Bukan Akuisisi, Menhub Pastikan MITJ-KCI Merger

Tuhiyat menjelaskan, rencana pembelian saham muncul pada 8 Januari 2019 saat rapat terbatas (Ratas) oleh Presiden Joko Widodo. Tujuannya urnun mengintegrasikan Transportasi di wilayah Jabodetabek.

"Latar belakang itu rapat terbatas presiden pada 8 Januari 2019. disitu diputuskan adalah untuk mengintegrasikan transportasi di wilyah Jabodetabek bukan jakarta saja," katanya.

Baca Juga: Kabar MRT Jakarta Mau Akuisisi 51% Saham KCI, Erick Thohir Bilang Begini

"Ratas ini sebetulnya mengamanatkan kepada kita melakukan integrasi di wilayah Jabodetabek dengan satu otoritas itu inti sebenarnya," tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa akan ada merger antara PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ) dan PT Kereta Commuter Indonesia) tetapi bukan akusisi.

"Nanti akan dibicarakan bersatunya atau mergernya MITJ dengan KCI, jadi bukan akusisi sekali lagi," katanya di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (2/11/2022).

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Menhub menjelaskan saat ini proses merger tersebut masih menunggu hasil penilaian dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait ke financial dan hukumnya.

"Merger tadi MITJ dan KCI, kapannya didasarkan dengan proses dari due dilligence, penilaian BPKP dan hal-hal lain yg sifatnya finansial dan hukum. Prinsipnya harus dilakukan," katanya.

"Proses itu tidak bisa dilewatkan begitu saja, tidak bisa tahu-tahu tanda tangan begitu saja," tamabahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini