Share

Panen Cuan! Wanita Ini Kantongi Rp200 Juta/Bulan dari Bisnis Miniatur

Melati Pratiwi, MNC Portal · Rabu 25 Januari 2023 08:56 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 25 455 2752459 panen-cuan-wanita-ini-kantongi-rp200-juta-bulan-dari-bisnis-miniatur-Z8e2e7SEXN.png Panen Cuan! Wanita Ini Kantongi Rp200 Juta/Bulan dari Bisnis Miniatur (Foto: Tangkapan Layar Youtube)

JAKARTA - Industri kreatif di Indonesia tidak bisa diremehkan. Dari waktu ke waktu, para pengusaha kian melakukan inovasi demi menarik minat pasar.

Aneka macam produk kreatif kini banyak beredar, misalnya saja miniatur. Benda satu ini tak pernah gagal mencuri perhatian.

Bagaimana tidak, replikasi mini dari sebuah barang hingga makanan dapat dijadikan koleksi maupun hiasan bernilai estetik. Bicara soal miniatur, ada seorang pengusaha wanita yang konsisten menjajakan benda tersebut.

Dia adalah Marissa Haryati, pemilik Minie Craft. Lewat tangan dingin dan kreatif Marissa, beragam miniatur telah tercipta mulai dari replika mini jajanan hits hingga benda-benda di lingkungan sekitar.

Baca Juga: Intip Tips Buka Usaha Miniatur untuk Pemula, Dijamin Cuan!

Lantas, bagaimana awal mula seorang 'mompreneur' ini berani membuka bisnis miniatur? Simak jawabannya berikut ini!

Awal Mula Membangun Bisnis

Minie Craft milik Marissa Haryati berawal dari ketertarikannya melihat produk miniatur dari luar negeri seperti replika mini ramen, sushi dan sebagainya, dia lantas ingin coba membuat sendiri. Marissa kemudian dibantu oleh orang-orang terdekat, salah satunya suami dalam mewujudkan bisnis kreatif ini.

Produk miniatur aneka macam barang hingga jajanan tak langsung dijual dalam jumlah banyak oleh Marissa. Teman-temannya pada waktu itu menjadi sasaran pasar penjualan wanita yang menyebut dirinya sebagai 'Mompreneur'.

Tak disangka, produk Marissa banyak disukai dan dari sana mulai terbesit untuk menjualnya pada sebuah pameran.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Strategi Pemasaran dan Mempertahankan Kualitas

Penjualan Minie Craft milik Marissa Haryati di pameran berbuah manis. Melihat respons masyarakat terhadap miniatur buatannya begitu positif , Marissa kemudian memberanikan diri membuka offline store atau sebuah gerai di salah satu mall kawasan Bandung, Jawa Barat dengan segala pertimbangan.

"Sewa di mall lumayan mahal gak gampang, tapi ya saya coba aja, jalan saja, toh ini bisnis uang saya" kata Marissa, dikutip dari YouTube Komunitas Business Women ID, Senin (23/1/2023).

Sanak saudara ramai mengomentari keputusan Marissa membuka toko di mall. Mereka beranggapan lebih baik Marissa menyewa ruko saja ketimbang menghabiskan uang untuk sebuah gerai di pusat perbelanjaan. Tapi, Marissa enggan mendengarkan omongan orang dan terus berjalan pada pilihannya sendiri.

Pasalnya, Marissa lebih tertarik membuka toko di mall ketimbang ruko lantaran ada pemikiran tersendiri. Dia menilai mall jauh lebih ramai sehingga tak terlalu pusing memikirkan bagaimana pengunjung bisa datang.

"Kalau dipikir-pikir mall ramai, kalau ruko kan kita harus mikir mendatangkan orang" ujarnya.

Strategi Marissa Haryati membuka toko konvensional alias toko offline merupakan sebuah langkah tepat. Ketika pengunjung datang melihat-lihat, Marissa mengatakan mereka cenderung semakin tertarik membeli karena melihat sendiri kualitas produk.

Bicara soal kualitas produk, ini juga menjadi bagian dari strategi produk Minie Craft dari Marissa Haryati. Dari awal membuka bisnis, Marissa tak pernah sekalipun menurunkan kualitas.

"Itu detail kita dapat banget, kalau dibandingin asli dan miniatur sama banget, jadi bukan abal-abal. Kualitas warna juga kita jaga banget" katanya.

Marissa Haryati percaya, di luar sana masih banyak orang-orang yang mementingkan kualitas produk.

Kesulitan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Marissa Haryati sangat menjaga kualitas produk miniatur buatannya. Oleh karena itu, dirinya rela menaikkan harga demi tak menggeser tingkat kualitas karena memang harga barang baku pun mulai naik.

Dari sana, Marissa mendapat cibiran bahwa untuk produk miniatur Minie Craft berukuran kecil, harga yang dipatok terbilang mahal. Tapi Marissa enggan ambil pusing dengan ocehan itu. Dia yakin, harga tak akan membohongi kualitas.

"Jadi bsia dibilang ada beberpa bilang cukup mahal, cuman segini doang 10.000 dan diluar sana banyak saingan dengan harga jauh lebih murah. Tapi saya percaya ada harga ada kualitas, ada orang-orang yang ingin barang berkualitas" jelas Marissa.

 

Raih Omzet Fantastis, Mulanya Tak Fokus Pada Keuntungan

Di balik kesuksesannya, siapa sangka jika Marissa sebenarnya tak pernah menargetkan itu semua. Bahkan, pada masa-masa awal Marissa berjualan, dirinya tak terlalu fokus pada untung maupun rugi.

"Saya itu saya gak itu untung rugi, yang penting nutup dan bisa buat coast operational, buat sayanya belum ada" kata Marissa.

"Gak terlalu banyak mikir kapan akan menghasilkan. Kalau ada lebih syukur, gak ada lebih ya gak apa-apa, kita terus jalan" tambahnya.

Marissa Haryati sadar betul, setiap usaha belum tentu bisa langsung memberikan hasil besar. Yang terpenting, dia percaya bahwa usaha Minie Craft ini dimulai dengan baik dan suatu saat dirinya bakal menuai kebaikan dari produk tersebut.

"Saya sih gak harus wah omset harus langsung ratusan juta, enggak. Omzet baru Rp10 juta waktu itu udah bersyukur dan bangganya setengah mati" tuturnya.

Ketekunan Marissa Haryati dalam mengelola bisnis miniatur berbuah manis. Kini dirinya bisa meraup omzet hingga Rp200 juta per bulan dan bahkan sampai menjual barangnya ke luar negeri, antara lain Arab Saudi dan Singapura.

Tips dari Marissa Haryati

Memulai bisnis memang bukan hal mudah, tapi ada baiknya tak perlu terlalu banyak berpikir. Hal ini lah yang diterapkan oleh Marissa Haryati.

Sebagai pengusaha miniatur sukses, tak bisa dipungkiri Marissa pun memikirkan tentang kemungkinan terburuk. Seperti misalnya saja bagaimana jika barang yang ditawarkan tak laku atau bahkan merugi?

Namun meskipun begitu, Marissa terus berjalan dan menerapkan keyakinan 'nothing to lose'. Tak sampai disitu saja, Marissa juga mengukur kesanggupan serta solusi apabila pikiran buruknya menjadi kenyataan.

Setelah tahu dia harus berbuat apa, tak perlu berpikir terlalu lama, Marissa Haryati pun mulai merintis bisnis Minie Craft.

"Pasti ada pemikiran negatif, tapi saya selalu mikir, selama masih bisa handle terburuknya, saya jalan. At least kita coba" tuturnya.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini