Share

BEI Suspensi Saham Indo Pureco Pratama (IPPE), Ini Penyebabnya

Anggie Ariesta, MNC Portal · Kamis 26 Januari 2023 09:14 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 26 278 2753233 bei-suspensi-saham-indo-pureco-pratama-ippe-ini-penyebabnya-ApKibc9C5o.JPG Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara atau suspensi saham PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE).

Hal itu karena terjadi penurunan harga kumulatif yang signifikan.

Maka itu, dalam rangka cooling down BEI memandang perlu melakukan penghentian sementara saham IPPE pada perdagangan hari ini, Kamis (26/1/2023).

"Penghentian sementara perdagangan Saham PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai pada perdagangan tanggal 26 Januari 2023 sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut," tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M. Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari A. pagi ini.

 BACA JUGA:BEI Pantau Ketat Saham ZATA Karena Turun Signifikan

BEI juga mengimbau pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan.

Berdasarkan data BEI, dalam sepekan terakhir pergerakan saham IPPE turun 28,87%. Adapun pada perdagangan Rabu (25/1/2023), saham IPPE ditutup turun 6,76% di level 69.

 

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Kemudian berdasarkan laporan keuangan terakhir yang dipublikasikan yakni pada kuartal III 2022, kinerja keuangan IPPE cukup baik.

IPPE mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 205% secara YoY, atau sebesar Rp6,04 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp1,9 miliar.

Kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan meningkatnya penjualan yang naik sebesar 116% secara Yoy atau menjadi Rp43,8 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp20,2 miliar.

Tidak hanya itu, pada kuartal III 2023 IPPE juga mencatatkan kenaikan total aset menjadi Rp295 miliar dibanding kuartal III 2022 sebelumnya yang sebesar Rp284 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini