Share

Tidak Mau Rakyat Rusuh, Ini Cerita Jokowi Semedi 3 Hari Ambil Keputusan Tak Lockdown

Raka Dwi Novianto, MNC Portal · Kamis 26 Januari 2023 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 26 320 2753288 tidak-mau-rakyat-rusuh-ini-cerita-jokowi-semedi-3-hari-ambil-keputusan-tak-lockdown-88XFWiN7Bs.JPG Presiden Jokowi. (Foto: Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui bahwa pandemi Covid-19 merupakan tantangan yang belum pernah dihadapi sebelumnya.

Bahkan, dilema pun dia rasakan ketika harus memutuskan lockdown atau tidak.

"Saya semedi 3 hari untuk memutuskan apakah kita harus lockdown atau tidak, karena kita semua betul-betul sangat tidak memiliki pengetahuan atau pengalaman semuanya mengenai ini," ujar Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) Transisi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Jakarta, Kamis (26/1/2023).

Bahkan, saat rapat sebanyak 80% menteri meminta untuk lockdown karena semua negara di dunia melakukan itu.

 BACA JUGA: Ketika Jokowi Bercerita Bingungnya WHO saat Pertama Pandemi Covid-19

"Enggak dari DPR, enggak dari Partai, semuanya lockdown. Tekanan-tekanan seperti itu pada saat mengalami krisis yang kita pikirannya tidak jernih, tergesa-gesa, grusa grusu, bisa salah, bisa keliru," tegas Jokowi.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Dia pun memberikan gambaran skenario seandainya pemerintah memutuskan untuk lockdown pada saat itu.

Berdasarkan hitungan Jokowi, dalam 2-3 minggu, rakyat sudah tidak bisa bertahan dan hanya memiliki peluang yang kecil untuk mencari nafkah karena semuanya ditutup dan negara tidak bisa memberikan bantuan kepada rakyat.

"Apa yang terjadi? Rakyat pasti rusuh. Itu yang kita hitung sehingga saat itu kita putuskan tidak lockdown. Kita tidak hanya ditekan dari sisi pandemi, tetapi juga dari sisi ekonomi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini