Share

MRT Jakarta Minta Tidak Ada Lagi Pembatasan Penumpang, Kemenhub: Kita Evaluasi

Heri Purnomo, MNC Portal · Kamis 26 Januari 2023 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 26 320 2753433 mrt-jakarta-minta-tidak-ada-lagi-pembatasan-penumpang-kemenhub-kita-evaluasi-s5I9WCJdnI.jpg MRT Minta Tidak Ada Lagi Pembatasan Penumpang. (Foto: Okezone.com/Antara)

JAKARTA - PT MRT Jakarta meminta Kementerian Perhubungan untuk membuka pembatasan kuota penumpang. Hal ini supaya memenuhi target penumpang harian MRT Jakarta di 2024 yang mencapai 70.000 orang per hari.

"Kita lagi minta kepada Kemenhub untuk membuka batasan penumpang," kata Direktur Operasional MRT Jakarta, Muhammad Effendi dalam acara Forum Jurnalis di Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Menurutnya, permintaan tersebut diajukan karena masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Indonesia telah di cabut oleh pemerintah.

Baca Juga: Proyek MRT Balaraja-Cikarang dan Fatmawati-Kp Rambutan Rp180 Triliun Dibangun 2024

Menanggapi permintaan MRT Jakarta, Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati mengatakan pembatasan kapasitas penumpang dan syarat perjalanan pihaknya masih mengacu pada aturan dari Satgas Covid-19.

Adapun, penambahan kuota tersebut, kata Adita saat ini pihaknya masih melihat perkembangan kondisi coovid-19 di Indonesia.

Baca Juga: MRT Targetkan Penumpang Capai 70 Ribu Orang/Hari Tahun Ini

"Untuk saat ini kita masih mengikuti ketentuan itu (Satgas COVID-19) sambil melihat perkembangan dan terus kita akan evaluasi. Dan belum ada koreksi atau revisi (Terkait pembatasan penumpang)," kata Adita.

"Jadi ya saat ini kita masih mengevaluasi, hal ini karena masih dalam tahap transisi dan itu masih lihat perkembangan," tambahnya.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Kendati demikian, Adita mengatakan tidak menutup kemungkinan akan adanya penghapusan pembatasan kapasitas penumpang.

Nantinya pihaknya akan mengundang operator MRT Jakarta untuk membahas lebih laanjut terkait kondisi tersebut.

"Nantinya pasti akan kita koreksi dan nantinya kita akan undang juga operator untuk pembahasan ini dengan Ditjen Perkeretaapian," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini