Share

Masuk PSN, Pembangunan Jaringan Irigasi Baliase Dipercepat

Iqbal Dwi Purnama, MNC Portal · Rabu 10 Mei 2023 09:00 WIB
https: img.okezone.com content 2023 05 10 470 2811249 masuk-psn-pembangunan-jaringan-irigasi-baliase-dipercepat-vvzJJ4qvFY.JPG Jaringan irigasi. (Foto: PUPR)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperluas cakupan jaringan irigasi induk yang bersumber dari Bendung Baliase di Kabupaten Luwu Utara, di Provinsi Sulawesi Selatan.

Harapannya peningkatan jaringan irigasi itu dapat dapat meningkatkan produktivitas pertanian.

 BACA JUGA:

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan program pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi merupakan salah satu program prioritas Kementerian PUPR dalam rangka mendukung produksi pertanian yang berkelanjutan.

Bendungan dan Jaringan Irigasi Baliase merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tercantum pada Peraturan Presiden No. 56 Tahun 2018.

"Pembangunan bendung diikuti oleh pembangunan jaringan irigasinya. Dengan demikian bendung yang dibangun dengan biaya besar dapat memberikan manfaat yang nyata di mana air akan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani,” kata Menteri Basuki dalam pernyataan tertulisnya dikutip Rabu (10/5/2023).

Follow Berita Okezone di Google News

Pembangunan Jaringan Irigasi Baliase merupakan proyek lanjutan Bendung Baliase yang telah selesai dibangun pada 2018. Pada TA 2023, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ), Ditjen Sumber Daya Air (SDA) melanjutkan pembangunan Jaringan Irigasi Baliase dengan membangun 3 saluran irigasi yakni Jaringan Irigasi DI Baliase kiri sepanjang 34,60 km, Jaringan Irigasi DI Baliase kanan 1 sepanjang 19,24 km, Jaringan Irigasi DI Baliase kanan 2 sepanjang 23 km.

Tercatat hingga 8 Mei 2023, progres fisik Jaringan Irigasi DI Baliase kiri sebesar 22,17% dengan progres keuangan 15,20% dari anggaran Rp126,6 miliar. DI Baliase kiri ditargetkan selesai Desember 2023 untuk memberi manfaat irigasi seluas 3.421,28 hektar.

Selanjutnya Jaringan Irigasi DI Baliase kanan 1 mencapai 12,21% dengan progres keuangan 10,44%. Pekerjaan DI Baliase kanan 1 dibangun oleh kontraktor Abipraya – Langgeng - Marinda (KSO) senilai Rp68,3 miliar untuk memberi manfaat irigasi seluas 2.968,56 hektar.

Kemudian Jaringan irigasi Baliase bagian kanan 2 dengan anggaran Rp87,4 miliar untuk memberi manfaat irigasi seluas 1.716,87 hektar. Progres fisik pekerjaan DI Baliase kanan 2 mencapai 17,77% dengan penyerapan keuangan 13,92%.

Secara keseluruhan kebutuhan anggaran pembangunan Bendung dan Jaringan Irigasi DI Baliase sebesar Rp1,3 triliun dengan progres konstruksi yang mencakup PSN sebesar 82,74%.

Daerah Irigasi Baliase sendiri memiliki luas 21.928 hektar yang terletak di 5 kecamatan, yakni Kec. Masamba, Mappadeceng, Sukamaju, Baebunta, dan Malangke yang merupakan daerah potensial bagi sumber daya lahan pertanian dan air irigasi.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini