“Kita ingin membangun ekosistem ritel yang kolaboratif, di mana UMKM bersanding, bukan bersaing, dengan ritel modern. HRN 2025 menjadi bukti bahwa Aprindo membuka ruang seluas-luasnya bagi UMKM untuk naik kelas melalui pendampingan, business matching, dan program pelatihan yang bahkan kita mulai sejak Juli 2025 hingga nanti puncaknya di 11 November 2025,” ujarnya.
Perwakilan dari Kementerian Perekonomian RI dan Kementerian Perdagangan RI Ismariny dan Septo Soepriyatno, memberikan apresiasi atas langkah Aprindo dalam mempertemukan pelaku UMKM dan ritel modern melalui kegiatan ini. Keduanya menilai HRN 2025 menjadi wadah sinergi nyata sektor publik dan swasta.
Acara ini juga didukung penuh dari Bank Mandiri dan We+ (PT Kita Indonesia Plus). Ferry Kurnia, Regional CEO IV Bank Mandiri, menegaskan komitmen Bank Mandiri dalam mendukung sektor ritel dan UMKM melalui berbagai solusi finansial berbasis digital.
“Kami tidak hanya menyediakan akses pembiayaan, tetapi juga mendukung integrasi digitalisasi ekosistem ritel dan UMKM, agar mereka siap bersaing di era ekonomi digital,” kata Ferry.
Ia menambahkan bahwa Bank Mandiri telah menyiapkan program kolaborasi Mandiri Digital Ecosystem untuk membantu pelaku ritel mengoptimalkan sistem pembayaran, keuangan mikro, dan keamanan transaksi digital.