Selain refocusing pada K/L, pemerintah juga melakukan penajaman pada program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis. Dengan mengarahkan penyediaan makanan segar selama 5 hari seminggu serta memberikan pengecualian pada daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) dan wilayah stunting tinggi, pemerintah memproyeksikan adanya penghematan tambahan.
"Potensi penghematan dari kegiatan ini (Makan Bergizi Gratis) mencapai Rp20 triliun," tambah Airlangga.
Airlangga menegaskan bahwa keseluruhan kebijakan yang berlaku mulai 1 April 2026 ini akan dievaluasi setelah dua bulan pelaksanaan. Pemerintah optimistis bahwa transformasi struktural ini akan membuat ekonomi Indonesia lebih efisien, produktif, dan memiliki daya tahan yang lebih kuat terhadap tantangan global.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.