Produksi Kopi Tradisonal Aceh Menurun 50 Persen, Ini Penyebabnya

Syifa Yulinnas/ Antara Foto, Jurnalis · Senin 21 Juni 2021 13:47 WIB

Pekerja menyelesaikan proses penyangraian biji kopi robusta untuk pembuatan bubuk kopi tradisional di Desa Leung Ie, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Aceh, Minggu (20/6/2021). Produksi bubuk kopi tradisional yang dijual Rp40.000 sampai Rp80.000 per kilogram sejak dua bulan terakhir mengalami penurunan hingga 50 persen dari biasanya atau dari enam ton menjadi tiga ton per bulan akibat dampak dari pandemi COVID-19.

 

(ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/aww) (hru)

(Syifa Yulinnas/ Antara Foto)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini