Share

Para Nakes Penganan Pandemi Covid-19 Dapat Masa Perpanjangan Insentif dari Pemerintah

MPI, Jurnalis · Kamis 19 Mei 2022 09:01 WIB

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Dr.dr.Adib Khumaidi SpOT, mengapresiasi langkah pemerintah yang sudah memperpanjang waktu insentif pajak terhadap barang untuk penanganan pandemi Covid-19 dan pajak penghasilan atau PPh bagi tenaga kesehatan hingga 30 Juni 2022.

 

Kesuksesan penanganan pandemi Covid-19 tentu tidak lepas dari peran pemerintah baik pusat melalui KPC-PEN yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, maupun pemerintah daerah dan garda terdepan yakni tenaga medis.

 

Dari data situs resmi www.nakes.laporcovid19.org, sepanjang pandemi covid-19 jumlah tenaga kesehatan Indonesia yang gugur melawan covid-19 ialah sejumlah total 2.087 tenaga kesehatan meliputi 751 orang dokter, 670 orang perawat, 398 bidan disusul oleh tenaga kesehatan lainnya. 

 

Jumlah kasus aktif Covid-19 mengalami penurunan yang signifikan yakni 4.784 kasus aktif dengan total meninggal dunia sebesar 156.458 kasus. Data yang juga cukup membuat lega ialah capaian target vaksinasi nasional yang kini telah mencapai 199.604.493 dosis vaksin ke-1, 166.252.348 dosis vaksin ke-2 dan juntuk vaksin booster atau vaksin ke-3 telah mencapai 42.666.345 dosis vaksin dari target sasaran vaksinasi nasional yakni 208.265.720 dosis vaksin. 

 

‘Keberhasilan Pemerintah dalam menangani pandemi tercermin dari data konfirmasi kasus covid-19 yang terus menurun, namun demikian Pemerintah maupun tenaga medis tetap meminta masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan dan melakukan booster vaksin agar kasus covid-19 di Indonesia terus terkendali,’ katanya.

 

Sekadar informasi, hingga akhir tahun 2021 lebih dari 83 persen insentif tenaga kesehatan seluruh Indonesia telah disalurkan dari total anggaran insentif tenaga kesehatan sebesar 9,8 triliun rupiah, insentif ini juga masih dilanjutkan pada tahun 2022 dengan anggaran total 12 triliun rupiah.

 

(Foto: MPI/Faisal Rahman) (hru)

(MPI)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini