Share

Ada KTT G20, Hotel Jakarta dan Bali Makin Ramai

Khairunnisa, Okezone · Rabu 05 Oktober 2022 15:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 470 2681218 ada-ktt-g20-hotel-jakarta-dan-bali-makin-ramai-h0aeAR6Tqg.jpg KTT G20 bikin hotel Jakarta dan Bali makin ramai (Foto: Okezone)

JAKARTA – Gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 membuat hotel Jakarta dan Bali semakin ramai. Konsultan properti Colliers Indonesia menyatakan memicu peningkatan kinerja hotel di Jakarta dan Bali sampai akhir 2022.

"Sampai akhir 2022 kondisi hotel di Jakarta dan Bali kecenderungannya akan mengalami peningkatan. Salah satu pemicunya karena rangkaian kegiatan acara G20 yang masih akan berlangsung," ujar Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto dilansir dari Antara, Rabu (5/10/2022).

Ferry menambahkan pasokan hotel di Jakarta selama kuartal III tahun ini bertambah 220 kamar, sedangkan di Bali tidak ada penambahan.

Penghapusan karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri turut mendongkrak kinerja hotel di Jakarta dan Bali, mengingat hal ini menarik bagi pelaku perjalanan bisnis dan wisata.

Untuk Jakarta, lanjut dia, masih cukup banyaknya agenda kegiatan luar jaringan atau luring seperti konser musik yang menjadi potensi bagi hotel. Selain itu semakin banyaknya perjalanan bisnis yang diadakan baik oleh pemerintah, korporasi ataupun individu membantu tingkat keterisian hotel.

Sedangkan di Bali, ia memperkirakan pada tahun depan jumlah wisatawan asing yang datang ke Bali akan semakin bertambah sehingga mengangkat performa hotel di Pulau Dewata itu.

Sampai akhir 2022 peluang ini bisa dimanfaatkan oleh pelaku perhotelan untuk bersiap menerima wisatawan lebih banyak lagi, khususnya wisatawan asing.

Sebelumnya Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) KSP Widiarsi Agustina mengatakan bahwa berbagai kegiatan Presidensi G20 di Indonesia berdampak positif dalam pemulihan ekonomi nasional.

Widiarsi menuturkan hampir setahun Indonesia menjalankan presidensi G20, berbagai pertemuan, diskusi sampai kegiatan budaya telah digelar di Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, Labuan Bajo, hingga Papua.

Kedatangan para delegasi, panitia, pekerja acara hingga pengisi acara turut menggerakkan ekonomi masyarakat setempat.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini