Xiaomi Borong Lisensi Microsoft

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis
Rabu 01 Juni 2016 14:51 WIB
Ilustrasi Xiaomi. (Foto: Reuters)
Share :

JAKARTA - Raksasa software Microsoft Corp (MSFT.O) akan menjual sekitar 1.500 hak paten mereka kepada perusahaan asal China, Xiaomi [XTC.UL]. Kesepakatan ini adalah kesepakatan langka bagi perusahaan Amerika Serikat (AS), untuk berpartner dengan perusahaan asal China dan diharapkan menjadi awal dari kerjasama jangka panjang mereka.

Pembelian paten tersebut, termasuk pengaturan lisensi dan komitmen oleh Xiaomi untuk menginstal perangkat lunak Microsoft, termasuk Office dan Skype, pada ponsel dan tablet mereka. Sayangnya, kedua perusahaan menolak untuk memaparkan nilai dari kesepakatan ini.

"Ini adalah kesepakatan kolaborasi yang sangat besar antara kedua perusahaan," kata Wakil Presiden Senior di Xiaomi, Wang Xiang, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (1/6/2016),

Analis mengatakan, ambisi Xiaomi untuk menjadi pemain utama di luar China masih terhambat masalah perlindungan hak paten. Selain itu, Xiaomi juga enggan menghadapi pertempuran hukum berkepanjangan.

"Kesepakatan ini mungkin memberi mereka cukup amunisi untuk pindah ke pasar di negara Barat," kata analis Sameer Singh.

"Posisi mereka di China telah diserang konstan dari vendor Android lain, bahkan di pasar low-end. Pindah ke luar negeri memang menjadi pilihan yang tak terelakkan," tambah dia.

Vice President Microsoft, Jonathan Tinter, mengatakan perusahaan ingin masuk ke pengguna Xiaomi yang masih muda dan berpendidikan dengan memiliki produk pra-instal pada perangkat mereka. Namun, dia menolak memperinci tentang penawaran paten tersebut. Meski demikian, dia mengatakan secara keseluruhan kesepakatan itu sesuatu yang mereka lakukan dengan mitra strategis lainnya.

Microsoft telah menghentikan kesepakatan lisensi dengan banyak pembuat perangkat Android selama bertahun-tahun.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya