Wah, Investor Asing Catat Jual Bersih Rp431 Miliar dalam Sepekan

Ulfa Arieza, Jurnalis
Minggu 06 Agustus 2017 11:15 WIB
Ilustrasi: (Foto/Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Tren jual bersih dari investor asing masih berlanjut. Investor asing kembali mencatatkan jual bersih pada pekan ini sebesar Rp431miliar di  Bursa Efek Indonesia (BEI). Total jual bersih investor pekan ini mengalami penurunan dibandingkan dengan pekan lalu, dimana investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp2,14 triliun di sepanjang periode 24 hingga 28 Juli 2017.

Meski demikian sepanjang tahun ini investor asing masih mencatatkan beli bersih senilai Rp5,96triliun.

Baca Juga:

Gawat! Asing Bukukan Aksi Jual Bersih Rp2,14 Triliun Pekan Ini
Hebat! IHSG Menguat 1,18% dalam Sepekan


Sementara itu, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di pekan 31 Juli hingga 4 Agustus 2017 mengalami perubahan 0,91% keposisi 5.777,48 poin dari posisi 5.831,02 poin sepekan sebelumnya.

" Nilai kapitalisasi pasar BEI pada akhir pekan ini juga berubah 0,91% menjadi Rp6.330,60 triliun dari Rp6.389,24 triliun pada akhir pekan lalu, " kata Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan Bursa Efek Indonesia Yulianto Aji Sadono dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/8/2017).

Baca Juga:

Waduh, Investor Asing Catatkan Aksi Jual Rp4,04 Triliun dalam Sepekan

Sektor Keuangan Melemah, IHSG Terkoreksi ke 5.824

Rata-rata nilai transaksi harian BEI di sepanjang periode31 Juli hingga 4 Agustus 2017 juga mengalami perubahan 8,89% menjadi Rp6,35triliun dari periode pekan sebelumnya yang berjumlah Rp6,97triliun.

Pada pekan ini, Aji mengatakan, rata-rata volume transaksi harian  juga berubah19,22% menjadi 7,31miliar unit saham dari 9,05 miliar unit saham sepekan sebelumnya.

Rata-rata frekuensi transaksi harian BEI selama sepekan terakhir juga mengalami perubahan 4,16% menjadi 280,95 ribu kali transaksi dari 293,16 ribu kali transaksi pada pekan lalu.

(ulf)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya