JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengklaim nilai tukar Rupiah pada awal Oktober ini masih stabil. Bahkan, nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung mengalami penguatan hingga awal Oktober ini.
Baca Juga: Dolar Keok, Rupiah Menguat ke Rp14.120/USD
Asal tahu saja, nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat pada pagi ini. Rupiah dibuka di kisaran Rp14.100-an per USD.
Gubernur BI Perry Wariyo mengatakan, pergerakan nilai tukar Rupiah pada awal Oktober ini bergerak stabil di kisaran Rp14.180 per USD. Penguatan ini terjadi seiring dengan terjaganya mekanisme pasar.
Baca Juga: Dolar Tertekan, Rupiah Ditutup Menguat ke Rp14.172/USD
"Dan saat ini stabilitas nilai tukar Rupiah bergerak stabil, jadi Rupiah bergerak di kisaran Rp14.170-14.180 per USD," ujarnya saat ditemui di Komplek Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (4/10/2019).
Menurut Perry, penguatan Rupiah yang terus berlanjut sejak bulan lalu juga terjadi didorong oleh tingkat kepercayaan masyarakat yang terus meningkat, sehingga dalam sebulan terakhir ini, aliran modal asing yang masuk terus mengalir deras.
"Stabilitas nilai tukar Rupiah berlanjut di samping juga mekanisme pasar yang berjalan dengan baik dan juga confindent ekonomi," katanya.
Sebagai informasi, pada pembukaan perdagangan pagi tadi, Rupiah pada menguat 39 poin atau 0,28% ke level Rp14.132 per USD. Hari ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.124-Rp14.150 per USD.
Sementara itu dikutip dari YahooFinance mencatat Rupiah menguat 50 poin atau 0,35% bergerak ke level Rp14.120 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.110-Rp14.170 per USD pada hari ini.
Kurs dolar AS anjlok terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (3/10/2019) waktu setempat. tertekan oleh serangkaian data ekonomi Amerika Serikat yang lemah.
(Dani Jumadil Akhir)