Baca juga: IPO, Cashlez Resmi Melantai di BEI Hari Ini
Selain itu, Nyoman menyebut bahwa saat ini terdapat 30 penerbit yang akan menerbitkan 36 emisi obligasi/sukuk yang berada dalam pipeline di BEI.
Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh EY melalui Global IPO Trend: Q2 2020 yang dirilis pada 29 Juni 2020, BEI memperoleh peringkat nomor 1 di ASEAN terkait penambahan jumlah perusahaan tercatat melalui IPO di periode sampai dengan Juni 2020.
"Bila dibandingkan dengan tahun lalu maka jumlah perusahaan tercatat mengalami peningkatan sebesar 59 persen dan total nilai penawaran umum mengalami peningkatan sebesar 40 persen," kata dia.
Dia menyebut, saat ini tren pasar saham di semester 2 pada tahun 2020 masih menunjukan tingginya minat dari perusahaan untuk melakukan IPO. Pihaknya berharap, dengan kondisi saat ini ke depannya situasi akan semakin kondusif sehingga dapat menambah keyakinan perusahaan untuk dapat menggalang dana melalui pasar modal.
(Fakhri Rezy)