JAKARTA - Pasar modal Indonesia mencatat pergerakan data perdagangan yang positif di akhir pekan. Kenaikan tertinggi selama sepekan terjadi pada rata-rata volume transaksi.
Mengutip keterangan tertulis BEI, Jakarta, Sabtu (21/11/2020), peningkatan tertinggi selama sepekan ini terjadi pada rata-rata volume transaksi, yaitu sebesar 13,54 persen menjadi 18,217 miliar saham. Besaran tersebut dari 16,044 miliar saham pada pekan yang lalu.
Baca juga: IHSG Sepekan Menguat 2% meski Investor 'Kabur', Ini 6 Faktanya
Kemudian, rata-rata frekuensi harian selama sepekan turut meningkat 3,60% menjadi 949,073 ribu kali transaksi. Hal ini dibandingkan 916,063 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya.
IHSG mengalami peningkatan 2,03% berada pada level 5.571,656. Besaran tersebut dibandingkan penutupan pekan lalu di posisi 5.461,058.
Baca juga: Dear Investor, IHSG Berpeluang Melemah Pekan Depan
Kenaikan tersebut juga turut didukung oleh kapitalisasi pasar bursa naik 2% yang mencapai Rp6.474,868 triliun. Hal ini dibandingkan dari pekan lalu sebesar Rp6.347,942 triliun.
Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah jelang akhir pekan ini. IHSG ditutup turun 22,4 poin atau 0,4% ke 5.571,66 atau 5.572.
Pada akhir perdagangan perdagangan, Jumat (20/11/2020), terdapat 214 saham menguat, 290 saham melemah dan 179 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp7,72 triliun dari 17,87 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Indeks LQ45 turun 2,22 poin atau 0,25% ke 884,9, indeks JII turun 0,63 poin atau 0,11% ke 593,68, indeks IDX30 turun 0,74 poin atau 0,15% ke 481,63 dan indeks MNC36 turun 1,34 poin atau 0,43% ke 311,77.
(Fakhri Rezy)