Harga Emas Turun, Kalah Pamor Lawan Dolar AS

Antara, Jurnalis
Jum'at 19 Maret 2021 07:44 WIB
Harga Emas (Foto: Shutterstock)
Share :

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan melonjak di atas 1,74 persen untuk pertama kalinya sejak Januari 2020, sementara dolar naik 0,5 persen.

Ketua Fed pada Rabu (17/3/2021) mengulangi janjinya untuk menahan suku bunga mendekati nol dalam upaya untuk menjaga pemulihan ekonomi pada jalurnya sekalipun inflasi menembus target 2,00 persen tahun ini.

"Komentar Powell kemarin tentang suku bunga sangat mendukung emas, tetapi di sisi lain fakta bahwa imbal hasil obligasi 10-tahun terus meningkat telah membatasi kenaikan emas," kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

Beberapa investor memandang emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang lebih tinggi yang dipicui langkah-langkah stimulus, tetapi imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih tinggi menumpulkan beberapa daya tarik dari komoditas-komoditas yang tidak memberikan imbal hasil.

"Di satu sisi, rezim tidak menjadi pertanda baik untuk aliran investasi ke emas, dan itu menciptakan tekanan ke sisi penurunan. Di sisi lain, kami melihat beberapa pembeli berkurang," kata ahli strategi komoditas TD Securities Daniel Ghali.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 29,3 sen atau 1,12 persen menjadi ditutup pada 26,351 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 18,20 dolar AS atau 1,52 persen menjadi menetap di 1.217,50 dolar AS per ounce.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya