JAKARTA – Meniti karir dengan status jomblo mempunyai beragam keuntungan. Meski tak jarang membuat para jomblo terpojok, namun bukan berarti Anda harus bersedih justru ada banyak keuntungan membangun karir di dunia pekerjaan.
Pasalnya, saat memiliki pasangan Anda akan ada batasan dan tanggung jawab yang tak memungkinkan untuk dilakukan secara bebas. Sebab, segala kegiatan yang dilakukan harus diketahui pasangan.
“Jangan sedih, mblo! Ternyata jadi jomblo ada untungnya juga loh untuk kariermu,” tulis @kemnaker, dikutip pada Minggu (19/12/2021).
Berikut 5 keuntungan menjadi jomblo dalam berkarir, mengutip dari Instagram Kementerian Ketenagakerjaan:
1. Bisa lebih fokus dengan karir
Walau terlihat manis, tak bisa dipungkiri mempunyai seorang pujaan hati akan menyita banyak waktu. Bila tidak bisa mengatur waktu dengan baik, sebagian orang sulit fokus ke pekerjaan karena hubungan asmara.
Kalau jomblo, tak perlu khawatir soal membagi waktu antara pekerjaan dan pasangan. Hal ini bisa membuat Anda lebih fokus kepada setiap kerjaan yang disuruh oleh atasan di tempat bekerja.
Baca Juga: Tips Investasi Emas ala Yusuf Mansur, Emak-Emak dan Milenial Wajib Baca Ini
2. Tidak perlu izin kalau ingin meeting di luar
Jika sudah memiliki pasangan semua kegiatan yang dilakukan seolah dipantau 24 jam. Tindakan yang dilakukan sehari-hari harus dilaporkan, bahkan saat ada pekerjaan di luar kantor.
Kebebasan yang dimiliki status jomblo inilah yang juga membantu kelancaran dalam memperluas jaringan ke area luar.
Baca Juga: Belajar Atur Keuangan, Simak 4 Cara Mudah di Sini
3. Lebih mudah menyalurkan hobi
Menjadi jomblo berdampak baik untuk diri sendiri karena bebas melakukan apapun untuk mengeksplor diri dan bisa fokus terhadap prioritas. Anda mempunyai banyak waktu dan kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri, salah satunya hobi.
4. Bisa lebih hemat
Ketika memiliki pasangan ada banyak pengeluaran yang dibutuhkan. Bagi penyandang status single tentu lebih menghemat pengeluaran, gaji yang didapatkan pun bisa digunakan untuk menabung.
5. Bisa punya me-time lebih banyak
Biasanya pasangan ingin menghabiskan waktu bersama-sama, sehingga waktu untuk diri sendiri tidak ada. Padahal, waktu sendiri atau me-time sangat diperlukan untuk melepas penat setelah selama seminggu sibuk bekerja di kantor. Selain itu, mampu menurunkan stres, meningkatkan produktivitas, dan mengembalikan lebih banyak energi.
(Taufik Fajar)