JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) bersama Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan penandatanganan kontrak baru untuk pembangunan infrastruktur pengendalian banjir di Kawasan Strategis Produksi Pangan (KSPP) Merauke. Proyek ini menjadi langkah penting dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penyediaan sistem pengendalian banjir yang lebih andal di wilayah sentra produksi padi dan komoditas pertanian di Merauke.
Infrastruktur yang dibangun akan melindungi ribuan hektare lahan produktif dari risiko banjir musiman, sehingga petani dapat melakukan produksi lebih optimal sepanjang tahun.
Proyek ini terbagi dalam dua paket pekerjaan yang akan dikerjakan secara bertahap. Paket pertama berlokasi di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, dengan target pembangunan struktur pengendali banjir sepanjang kurang lebih 44 kilometer dan memberikan perlindungan terhadap area seluas 10.000 hektare lahan pertanian.
Sementara itu, Paket kedua memiliki panjang konstruksi sekitar 48 kilometer dengan luas perlindungan lahan yang sama.
Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui Balai Wilayah Sungai Papua Selatan telah memulai persiapan lapangan untuk mendukung percepatan pelaksanaan konstruksi, termasuk penyesuaian dengan kondisi cuaca dan aksesibilitas lokasi. Persiapan ini menjadi langkah awal agar pekerjaan fisik dapat berjalan optimal, mengingat urgensi proyek ini bagi keberlanjutan produktivitas pertanian serta penguatan rantai pasok pangan nasional.
Pembangunan infrastruktur pengendalian banjir di Merauke ini juga merupakan bagian dari integrasi besar infrastruktur sumber daya air, sistem produksi pangan, dan konektivitas kawasan yang sedang dikembangkan pemerintah. Infrastruktur tersebut akan terhubung dengan jaringan jalan produksi, fasilitas distribusi, serta dukungan layanan pertanian lainnya, sehingga kawasan KSPP Merauke dapat menjadi pusat produksi pangan modern yang lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada ADHI Karya untuk terlibat dalam pembangunan infrastruktur penting bagi sektor pangan nasional. Proyek ini tidak hanya bernilai teknis untuk pengendalian banjir, tetapi juga memiliki manfaat sosial dan ekonomi yang besar bagi masyarakat Merauke dan Indonesia Timur. Kami berkomitmen menjalankan pembangunan dengan standar kualitas yang tinggi dan tepat waktu,” ujar Direktur Utama ADHI, Entus Asnawi Mukhson, Sabtu (29/11/2025).
Melalui penandatanganan kontrak ini, ADHI Karya mengambil peran strategis dalam mendukung agenda nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden dan komitmen ADHI Karya sebagai perusahaan konstruksi nasional untuk terus menghadirkan infrastruktur publik yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Penandatanganan kontrak diselenggarakan pada Jumat (21/11/2025) dan turut dihadiri Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti, Direktur Utama ADHI Entus Asnawi Mukhson, serta General Manager Departemen Infrastruktur II ADHI, Sudiyat Miko.
(Feby Novalius)