“Dalam keadaan kondisi kayak begini negara harus menjamin ketersediaan semua jenis BBM. Itu jauh lebih penting,” tuturnya.
Soal mekanisme dan harga impor minyak mentah Rusia, ia mengatakan kepastian tersebut merupakan ranah business to business (B2B).
Selain minyak mentah, pemerintah juga membuka peluang impor liquefied petroleum gas (LPG) dari Rusia.
Namun, rencana tersebut masih dalam tahap pembicaraan. Ia juga memastikan stok LPG nasional saat ini masih berada di atas batas minimum nasional.
“Sampai dengan sekarang stok LPG kita semuanya di atas standar minimum nasional,” tutup Bahlil.
(Taufik Fajar)