Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan pemanfaatan aset perusahaan untuk proyek tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. Menurutnya, Hunian Terjangkau Manggarai mengusung tiga prinsip, yakni layak, terjangkau, dan berkelanjutan.
"Kita ingin menyediakan hunian di tengah kota yang berkualitas dan terjangkau bagi MBR. Kita akan terus menjaga supaya yang menempati adalah MBR sesuai ketentuan yang ditetapkan dalam Permen PKP," ujar Bobby.
Selain hunian, kawasan tersebut juga akan dilengkapi sekitar 150 unit ruang usaha atau ritel untuk mendukung kebutuhan penghuni.
Proyek Hunian Terjangkau Manggarai diharapkan menjadi salah satu model penyediaan rumah bagi MBR di pusat perkotaan dengan memanfaatkan aset BUMN sekaligus mengintegrasikan hunian dengan transportasi publik.
(Feby Novalius)