Yuk Siapkan Dana Darurat 10% dari Gaji Jelang Indonesia Resesi

Safira Fitri, Jurnalis · Selasa 13 Oktober 2020 04:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 12 622 2292448 yuk-siapkan-dana-darurat-10-dari-gaji-jelang-indonesia-resesi-lbWMXiCWbg.jpeg Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, tabungan dan investasi menjadi sangat penting untuk disiapkan. Pasalnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun sudah mengakui secara terbuka jika pada kuartal III nanti ekonomi Indonesia bakal resesi.

Bayang-bayang resesi telah menghantui, perlunya untuk menyiapkan investasi dan tabungan agar dapat digunakan sebagai dana darurat ketika situasi buruk terjadi. Apalagi dengan ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan pemotongan gaji masih terus terjadi.

 

Hal tersebut sebagaimana dijelaskan oleh Perencana Keuangan Safir Senduk. Untuk besaran uang yang harus disisihkan bisa lebih fleksibel. Namun ia menyarankan, setidaknya 10% dari penghasilan bisa disisihkan untuk tabungan dan investasi. Misalnya, jika memiliki penghasilan Rp5 juta, setiap bulan bisa menyisihkan Rp500.000 setiap bulannya. Sementara itu jika ditabung selama setahun, maka bisa menabung sekitar Rp6 juta setiap tahunnya.

Bahkan, dia menambahkan beberapa orang justru ada yang menganggarkan dana untuk tabungan dan investasinya hingga 50% dari pendapatan. Namun lagi-lagi dengan syarat bahwa kebutuhan sehari-harinya sudah terpenuhi.

“Artinya lebih dari 10% boleh tapi jangan kurang. Tapi minimal 10%. Ada orang yang dia bisa nabung 30% ada yang penghasilannya besar sekali bisa sampai 50%,” jelasnya.

Baca Selengkapnya: Jelang Resesi, Mulai Nabung 10% dari Gaji Buat Dana Darurat

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini