JAKARTA – Penerima kartu prakerja gelombang 20 diminta membeli pelatihan. Batas akhir pembelian pelatihan Kamis 14 Oktober 2021.
Diharapkan bagi penerima kartu prakerja gelombang 20 segera membeli pelatihan agar kepesertaan kartu prakerja tidak dicabut dan bisa mendapatkan dana insentif.
Berikut fakta kartu prakerja yang telah dirangkum Okezone, di Jakarta, Senin (11/10/2021).
1. Batas Pembelian Pelatihan Gelombang 20
Penerima kartu prakerja gelombang 20 diminta agar secepatnya membeli pelatihan pertama. Sebelum, batas akhir pembelian pelatihan pada 14 Oktober 2021.
“Bagi Sobat Prakerja yang sudah lolos Gelombang 20 namun belum membeli pelatihan pertama, segera beli pelatihan pertamamu sekarang juga! Batas akhir pembelian pelatihan pertama bagi penerima Kartu Prakerja Gelombang 20 adalah 14 Oktober 2021 pukul 23.59 WIB,” tulis akun Instagram resmi Prakerja @prakerja.go.id.
2. Pencabutan Kartu Prakerja
Kemudian, apabila ada peserta lolos seleksi Kartu Prakerja gelombang 20, namun tidak membeli pelatihan pertama. Maka kepesertaan dalam program Kartu Prakerja dicabut dan tidak mendapatkan insentif. Bahkan peserta juga bisa di-blacklist sehingga tidak dapat mengikuti proses seleksi berikutnya.
“Bila Sobat tidak membeli pelatihan pertama sampai pada batas akhir, maka kepesertaan Sobat dalam program Kartu Prakerja akan dicabut dan tidak akan menerima insentif. Setelah kepesertaan dicabut, Sobat tidak bisa ikut seleksi gelombang lagi," tulis manajemen Prakerja.
3. Bantuan 3,5 Juta
Berdasarkan keterangan, peserta yang lolos seleksi akan menerima bantuan sebesar Rp3.550.000. Namun, bantuan sebesar Rp1.000.000 hanya bisa digunakan untuk membeli pelatihan.
4. Dana Insentif
Lebih lanjut, bagi peserta yang lolos juga menerima insentif pasca pelatihan sebesar Rp2.400.000, yang akan diberikan Rp600.000 selama empat kali. Selain itu, ada dana insentif pengisian tiga survei sebesar Rp150.000 yang akan dibayarkan Rp50.000 per survei.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.