Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pembangunan Infrastruktur Pendidikan, Ini Penampakan Sekolah Negeri di Jakarta

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Sabtu, 17 Oktober 2026 |12:49 WIB
Pembangunan Infrastruktur Pendidikan, Ini Penampakan Sekolah Negeri di Jakarta
Pembangunan Infrastruktur Pendidikan, Ini Penampakan Sekolah Negeri di Jakarta (Foto: Dokumentasi Brantas)
A
A
A

JAKARTA - Lima sekolah di DKI Jakarta direvitalisasi. Pelaksanaan pembangunan dan revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada pembaruan fisik bangunan, tetapi juga pada penyediaan fasilitas yang menunjang kebutuhan pembelajaran. 

Sejumlah fasilitas yang dihadirkan mencakup ruang kelas dengan papan tulis digital, fasilitas ramah disabilitas, serta sarana olahraga untuk mendukung aktivitas dan pengembangan potensi peserta didik. Hal ini dilakukan PT Brantas Abipraya (Persero) dalam pembangunan infrastruktur pendidikan melalui pembangunan dan revitalisasi fasilitas di lima sekolah di DKI Jakarta. 

Lima sekolah yang menjadi lokasi pekerjaan tersebut meliputi SDN Cakung Timur 02, SDN Pondok Bambu 01, SMKN 55 Jakarta di Pademangan, SDN Pekayon 05, serta SMPN 91 di Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, menekankan pentingnya revitalisasi sekolah dalam mendukung tersedianya fasilitas pendidikan yang layak dan menunjang kegiatan belajar mengajar.

“Revitalisasi sekolah merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Jakarta. Fasilitas yang memadai, lingkungan yang nyaman, dan aksesibilitas bagi seluruh peserta didik menjadi aspek penting untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih baik,” ujar Pramono dikutip dari keterangannya, Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

Pramono pun meninjau hasil revitalisasi fasilitas pendidikan di SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 pada 12 Oktober 2026. Peninjauan tersebut memperlihatkan pembaruan sarana dan prasarana sekolah yang dirancang untuk mendukung proses belajar mengajar serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, modern, dan inklusif.

Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Dian Sovana menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan merupakan investasi strategis yang manfaatnya melampaui penyediaan bangunan fisik.

“Pembangunan infrastruktur pendidikan harus memberikan manfaat nyata bagi proses belajar mengajar. Kami memandang kualitas fasilitas sekolah sebagai salah satu faktor pendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mampu mendorong peserta didik untuk berkembang," katanya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement