Ilustrasi. Corbis.
JAKARTA - Adanya penghentian ekspor minyak oleh Iran terhadap Prancis dan Inggris sebagai bagian dari sanksi atas program nuklir yang dikembangkan Iran diharapkan tidak menganggu rencana pemerintah terkait kebijakan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan, dengan adanya penghentian oleh Iran, diharapkan tidak akan berpengaruh terhadap kebijakan yang akan dilakukan oleh pemerintah pada 1 April 2012 mendatang.
"Saya mengharapkan menteri ESDM dengan komisi VII membicarakan hal ini dengan lebih baik, karena dengan kondisi minyak sudah di atas USD115 adalah sangat tidak bijak kalau kita dilarang menaikkan," ungkap dia kala ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (20/2/2012) malam.
Menurut Hatta, meskipun pemerintah akan menaikkan BBM Bersubsidi, namun pilihan tersebut diklaim sebagai suatu pilihan yang terbaik. "(Pilihan itu) sangat dipertimbangkan," tambahnya.
Meski begitu, Hatta menepis adanya keharusan menaikkan harga BBM bersubsidi. "Walaupun misalkan boleh saja menaikkan, bukan berarti otomatis kita menaikkan. Tapi kan harus ada banyak opsi yang bisa kita lakukan," pungkasnya. (mrt) (rhs)