Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kementerian ESDM Beri Sinyal Harga BBM Pertamax Cs Akan Turun

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Rabu, 17 Juni 2026 |13:28 WIB
Kementerian ESDM Beri Sinyal Harga BBM Pertamax Cs Akan Turun
Kementerian ESDM Beri Sinyal Harga BBM Pertamax Cs Akan Turun (Foto: Pertamina Patra Niaga)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian ESDM memberi sinyal harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax akan turun. Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengatakan, harga BBM nonsubsidi sangat bergantung pada pergerakan harga minyak dunia sebagai bahan baku utama.

"Apakah bisa turun? Pasti. Ketika harga minyak dunia turun sudah bisa dipastikan harga BBM nonsubsidi juga akan turun,” kata Dwi saat konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, pemerintah harus menjaga keseimbangan antara keterjangkauan harga bagi masyarakat dan keberlangsungan pasokan BBM di dalam negeri.

Karena itu, ketika harga minyak global meningkat, badan usaha penyedia BBM perlu melakukan penyesuaian agar distribusi dan ketersediaan bahan bakar tidak terganggu.

“Kalau kita berbicara contoh sederhana nih, bahan bakunya di luar sudah naik, yang dagang enggak bisa menaikkan harga, mau tidak mau kan itu ketersediaan bahan yang dijualnya jadi tidak ada. Jadi ini yang mempertimbangkan,” ujarnya.

Dwi menjelaskan, pemerintah selama ini telah berupaya semaksimal mungkin menahan kenaikan harga BBM nonsubsidi agar tidak langsung membebani masyarakat dan mengganggu daya beli.

Dia menyebut langkah tersebut dilakukan atas arahan langsung Presiden Prabowo Subianto yang ingin menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

“Kalau kita bicara negara-negara di kawasan, tetangga, sudah jauh lebih dulu mengalami kenaikan penyesuaian. Tapi kita tahu di April kemarin sesuai arahan Presiden, pemerintah, Pak Presiden masih mencoba untuk menjaga kestabilan ekonomi, menjaga daya beli masyarakat,” ungkap Dwi.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement