Melansir Bloomberg Dollar Index, Senin (8/12/2014), Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) melemah 59,8 poin atau 0,49 persen ke 12.358 per USD.

Menurut Analis Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta, angka tenaga kerja AS membaik membuat dolar semakin perkasa. Namun langkah Bank Indonesia (BI) melakukan intervensi untuk mencegah pelemahan rupiah membuat cadangan devisa turun.
"Baiknya data AS di akhir pekan lalu berpeluang membawa kembali sentimen pelemahan rupiah hari ini," jelasnya dalam riset.
Sementara itu, data Yahoofinance mencatat Rupiah melemah 57 poin atau 0,46 persen ke Rp12.355 per USD dibandingkan dengan penutupan sebelumnya Rp12.298 per USD
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.