JAKARTA - Pelemahan saham PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) hari ini dituding lantaran adanya sentimen negatif atas pernyataan sikap tegas terhadap aksi damai yang terjadi pada 12 Desember kemarin.
Namun menurut Analis Erdikha Elit Sekuritas Wilson Sofan, pelemahan saham ROTI hari ini sama sekali tidak terkait sentimen negatif dari aksi 212 tersebut.
"Tidak berpengaruh ke saham ROTI, harus dipisahkan antara politik dan harga saham, pelemahan saham ROTI saat ini saya kondisi pasar saja," kata dia di Jakarta, Rabu (7/12/2016).
Wilson juga memandang, meski ada ajakan untuk memboikot produk Sari Roti dari sejumlah oknum juga tidak akan mempengaruhi saham ROTI. Sebab positioning merek Sari Roti sudah cukup kuat di mata masyarakat Indonesia, serta telah memiliki pembeli setia yang cukup besar.
"Produk ROTI kan banyak dijual di minimarket, pasarnya juga menengah ke atas. Produknya yang dijual di minimarket, sudah dikenal orang banyak, jadi saya pikir tidak berpengaruh yah," imbuhnya.
Sekadar informasi, pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini saham ROTI melemah 10 poin atau 0,66 persen ke level Rp 1.510 per saham.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.