Akhiri Perdagangan, Rupiah Ditutup Flat

Rani Hardjanti, Jurnalis
Selasa 29 September 2009 16:49 WIB
Foto: Ist
Share :

JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini ditutup flat dengan kecenderungan melemah. Rupiah masih tak berdaya menyusul pelemahan dolar Amerika. Pasalnya, saat dolar Negeri Paman Sam melemah, investor banyak yang melakukan aksi beli.

Rupiah pada perdagangan Selasa (29/9/2009) ditutup flat di posisi Rp9.733 - Rp9.703 per USD, dibanding perdagangan sebelumnya di level Rp9.720 - Rp9.750 per USD.

Seperti dikutip dari Valbury Securities, dolar Amerika melemah atas yen dalam tiga sesi berturut-turut di sesi perdagangan Senin, 28 September 2009 waktu setempat, ke level terendah delapan bulan.

Hal itu terjadi setelah komentar dari Menteri Keuangan Jepang Hiroshita Fujii menaikkan spekulasi bahwa pemerintah Jepang yang baru tidak mungkin melakukan intervensi di pasar valuta guna melemahkan yen.

Dolar Amerika merosot ke level di bawah 89 yen per USD, setelah Fujii mengatakan bahwa pergerakan di pasar valuta adalah abnormal.

Yen tertahan penguatannya dan sebaliknya melemah setelah Fujii menegaskan bahwa adalah salah bila melihat komentarnya sebagai suatu yang mendorong penguatan yen.

Perdana Menteri Jepang, Yukio Hatoyama mengatakan apresiasi yen akan menyulitkan bagi perusahaan kecil.

Di sesi sore hari waktu New York, dolar Amerika berada 0,1 persen lebih rendah di level 89.55 yen, sebelumnya merosot ke level terendah 88.22 yen, terendah sejak Januari menurut data Reuters.

Sementara itu, dolar Amerika menguat atas euro dan basket currencies kendati terjadi rally di bursa saham Wall Street. Dolar Amerika dan bursa saham bergerak berlawanan akhir-akhir ini karena optimisme atas pemulihan ekonomi, telah memaksa investor memborong aset dengan imbal hasil yang lebih tinggi.

Depresiasi dolar Amerika terhadap mata uang utama lainnya nampaknya akan melambat setelah dolar Amerika mulai rebound dari level terendah satu tahun, demikian menurut analis teknikal dari Citigroup.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya