Penguatan Rupiah Tunggu Susunan Kabinet

Widi Agustian, Jurnalis
Rabu 30 September 2009 07:46 WIB
Foto: okezone.
Share :

JAKARTA - Gerak rupiah untuk menguat nampaknya masih akan terhalang. Pasalnya, dolar Amerika nampaknya bakal mengalamai penguatan seiring dengan membaiknya indeks Dow Jones.

"Hari ini saya pikir rupiah masih agak susah menguat," kata Kepala Ekonom BNI Tony Prasetiantono saat dihubungi okezone, di Jakarta, Rabu (30/9/2009).  
 
Selain itu, menurutnya, di dalam negeri sendiri nampaknya masih minim sentimen negatif. Karena itu Tony memperkirakan rupiah akan berada di kisaran yang tipis pada hari ini, yakni di level Rp9.710-9.730 per USD.
 
"Nanti jika kabinet terbentuk tak lama lagi, rupiah berpeluang menembus di bawah Rp9.700 per USD," imbuhnya.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada perdagangan kemarin, Selasa (29/9/2009) ditutup flat di posisi Rp9.733 - Rp9.703 per USD, dibanding perdagangan sebelumnya di level Rp9.720 - Rp9.750 per USD.

Di mana rupiah masih tak berdaya menyusul pelemahan dolar Amerika. Pasalnya, pada awal pekan, saat dolar Negeri Paman Sam melemah, investor banyak yang melakukan aksi beli.

"Meski bergerak flat, sebenarnya kemarin rupiah berkinerja baik, yang dibuktikan dengan menyentuh Rp9.703 per USD. Ini cukup kuat, dan yang penting stabil atau tidak bergejolak," papar Tony.

Dolar Amerika dan bursa saham bergerak berlawanan akhir-akhir ini karena optimisme atas pemulihan ekonomi, telah memaksa investor memborong aset dengan imbal hasil yang lebih tinggi.

Depresiasi dolar Amerika terhadap mata uang utama lainnya nampaknya akan melambat setelah dolar Amerika mulai rebound dari level terendah satu tahun, demikian menurut analis teknikal dari Citigroup.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya