Investor Dibebaskan Bangun Infrastruktur di Merauke

Sandra Karina, Jurnalis
Selasa 17 Agustus 2010 18:07 WIB
Foto: Okezone
Share :

JAKARTA - Pemerintah memberikan kebebasan kepada investor gula untuk membangun sarana penunjang infrastruktur di Merauke, Propinsi Papua. 
 
“Kita sudah menghitung, untuk membangun infrastruktur di Merauke kira-kira  USD3 miliar sampai USD5 miliar. Kalau APBN tidak bisa menyangga, saya sudah sarankan agar pemerintah deal saja dengan investor, agar mereka disuruh membangun infrastruktur utama,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat di Jakarta Senin (16/8).
 
Infrastruktur yang dimaksud, lanjutnya, yaitu jalan tol, pelabuhan internasional dan powerplant.
 
Menurut Hidayat, apabila opsi tersebut disambut  baik oleh investor, maka dalam jangka waktu 5-10 tahun, aset tersebut akan diambil oleh pemerintah. Sedangkan para investor akan diberikan jaminan berupa penyikapan fiskal seperti pajak.
 
Hidayat menuturkan, skema tersebut sudah pernah berhasil dilakukan oleh pemerintah China dan Vietnam.
 
Hidayat menjelaskan, pada saat ini, terdapat beberapa investor yang tertarik untuk membangun pabrik gula di Merauke, yang diantaranya adalah Wilmar, Murdaya, Medco, RNI, dan Sinarmas.
 
“Pembangunan pabrik gula di Merauke hanya bisa jalan kalau infrastrukturnya ada,” ucapnya. (adn)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya