JAKARTA - Indonesia mencatatkan Indeks Tendensi Bisnis (ITB) mengalami pertumbuhan di semua sektor pada triwulan III-2012. Namun, sektor pertambangan dan penggalian dengan mengalami penurunan dengan nilai ITB 97,18.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan, sektor pertambangan dan penggalian mengalami penurunan dikarenakan kinerja dari pertambangan migas. Sektor pertambangan dan penggalian ini, turun sebesar 0,09 persen secara year-on-year (y-o-y).
"Sektor pertambangan, memang turun karena kinerja dari pertambangan migasnya," ujar Kepala BPS Suryamin, di kantornya, Jakarta, Senin (5/11/2012).
Suryamin menambahkan, penurunan dikarenakan beberapa sebab, yakni masalah teknis kekentalan minyak di Riau, pencarian sumur baru, kemudian penurunan produksi minyak dan gas bumi, serta sumur-sumur yang berpasir. "Selain itu masalah perizinan," kata dia.
Menurutnya, masalah-masalah ini yang ditangkap di lapangan. Selain itu peralatan-peralatan yang tidak canggih, dan banyak sumur tua. "Masalah pertambangan ini lebih banyak ke migas," katanya.
Sekadar informasi, ITB triwulan III-2012 sebesar 107,43. Tingkat optimisme pelaku bisnis dalam melihat potensi bisnis triwulan III di Indonesia lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya. Kenaikan ada disemua sektor, di mana sektor pertambangan dan penggalian mengalami penurunan bisnis dengan nilai ITB 97,18.
(Martin Bagya Kertiyasa)